Beranda Keislaman

Lafal Doa Qunut Pada Rakaat Terakhir Sholat Witir: Arab Latin dan Artinya

Lafal Doa Qunut Pada Rakaat Terakhir Sholat Witir: Arab Latin dan Artinya
Lafal Doa Qunut Pada Rakaat Terakhir Sholat Witir: Arab Latin dan Artinya

NUBanyumas.com – Memasuki pertengahan kedua bulan Ramadhan 1447 H, tepatnya mulai tanggal 16 Ramadhan yang jatuh pada Kamis (5/3/2026) malam Jumat, umat Islam dianjurkan untuk melantunkan doa qunut pada rakaat terakhir Sholat witir. Anjuran ini berlandaskan pada amalan yang dipraktikkan oleh para sahabat Nabi, di antaranya Sayyidina Umar bin Khattab dan Ubay bin Ka’ab.

Adapun lafal lengkap doa qunut Pada Rakaat Terakhir Sholat Witir Ramadhan ini sebagaimana dikutip dari NU Online adalah sebagai berikut.

Bacaan Lafal Doa Qunut Witir Ramadhan

Berikut adalah teks doa qunut Pada Rakaat Terakhir Sholat Witir di bulan Ramadhan yang disajikan secara lengkap dalam tulisan Arab, transliterasi Latin, beserta terjemahannya.

Arab

اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Latin

Allahummahdinā fī man hadait. Wa ‘āfinā fī man ‘āfait. Wa tawallanā fī man tawallait. Wa bāriklanā fī mā a’thait. Wa qinā syarra mā qadhait. Fa innaka taqdhī wa lā yuqdhā ‘alaik. Wa innahū lā yadzillu man wālait. Wa lā ya’izzu man ‘ādait. Tabārakta rabbanā wa ta’ālait. Fa lakal hamdu ‘alā mā qadhait. Wa astaghfiruka wa atūbu ilaik. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alā ālihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya

“Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang-orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepada kami atas apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan.

Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan yang terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi.

Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Segala puji bagi Engkau atas apa yang Engkau hukumkan. Aku memohon ampunan dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. Dan semoga Allah mencurahkan rahmat serta kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya.”

Dasar Anjuran Membaca Qunut Witir di Separuh Akhir Ramadhan

Sebagaimana telah diketahui, pembacaan doa qunut pada rakaat terakhir shalat witir mulai tanggal 16 hingga akhir Ramadhan merupakan anjuran yang ditekankan oleh para ulama. Selain Umar bin Khattab dan Ubay bin Ka’ab sebagaimana disebutkan dalam riwayat Abu Dawud, terdapat pula riwayat yang menyebutkan bahwa Ibnu Umar dan Mu’adz al-Qari turut mengamalkan hal serupa.

Keterangan ini dijelaskan oleh Imam Syafi’i sebagaimana dikutip oleh Al-Baihaqi dalam kitab Ma’rifatus Sunan wal Atsar. Imam an-Nawawi kemudian memperkuat pandangan tersebut melalui kitabnya yang masyhur, al-Adzkar an-Nawawiyah. Menurut beliau, para ulama dari kalangan madzhab Syafi’i menganjurkan pembacaan doa qunut saat witir di separuh terakhir bulan Ramadhan.

Meskipun demikian, terdapat pula sebagian ulama yang berpandangan bahwa pembacaan qunut pada rakaat akhir shalat witir dianjurkan sepanjang bulan Ramadhan tanpa terbatas pada separuh terakhir saja. Namun, Imam an-Nawawi menegaskan bahwa pendapat yang menyatakan qunut dibaca khusus pada separuh terakhir Ramadhan merupakan pendapat yang paling kuat dan lebih utama untuk diamalkan.

Semoga panduan lafal doa qunut witir Ramadhan ini bermanfaat bagi seluruh umat Islam dalam menjalankan ibadah di malam-malam penuh berkah bulan Ramadhan. Anda dapat menyalin teks di atas ke dalam dokumen pribadi untuk kemudahan penggunaan di Masjid maupun Musholla.*