Beranda Warta

PKB Jateng Dorong Kader di Banyumas Dominasi Pertarungan Persepsi di Media Sosial

PKB Jateng Dorong Kader di Banyumas Dominasi Pertarungan Persepsi di Media Sosial
PKB Jateng Dorong Kader di Banyumas Dominasi Pertarungan Persepsi di Media Sosial

PURWOKERTO, nubanyumas.com – Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Banyumas didorong untuk menguasai ruang digital sebagai medan tempur persepsi. Strategi ini dinilai krusial agar partai tetap relevan dengan perubahan zaman dan mampu mendominasi konstelasi politik masa depan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Siti Rosdiah saat membacakan sambutan Ketua DPW PKB Jawa Tengah, H. Sarif Abdillah, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Banyumas di Hotel Surya Yudha, Sabtu (18/4/2026). Dalam forum tersebut, media sosial ditetapkan sebagai “matra udara” yang sangat vital bagi partai.

“Hari ini, kita juga punya matra udara yaitu media sosial, ruang baru tempat pertarungan persepsi dan pengaruh dimainkan. Kalau tiga matra ini kuat, maka PKB tidak hanya hadir, tetapi akan mendominasi,” ujar Siti Rosdiah saat membacakan sambutan tersebut.

Selain matra udara, kader diingatkan untuk memperkokoh matra darat melalui struktur yang hidup hingga tingkat bawah, serta matra laut yang berbasis pada kultur dan tradisi masyarakat. Ketiga kekuatan ini harus berjalan beriringan untuk menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis.

Muscab ini juga menjadi momentum evaluasi jujur terhadap jaringan relawan dan struktur di level DPAC hingga ranting. Kader diminta memastikan pergerakan partai benar-benar nyata di lapangan, bukan sekadar administratif di atas kertas.

Siti Rosdiah juga menekankan pentingnya menjadikan PKB sebagai rumah besar bagi generasi muda. “PKB harus menjadi rumah besar bagi Gen Z. Berikan mereka ruang, libatkan mereka dalam pengambilan keputusan, karena masa depan PKB ada di tangan mereka,” tuturnya.

Ia juga menakankan pentingnya menjaga identitas sebagai kader yang bergerak berdasarkan gagasan untuk merebut kembali kursi legislatif yang hilang. Soliditas dan keberpihakan pada rakyat menjadi modal utama untuk memenangkan Pemilu mendatang.

“Selama kita berpijak pada nilai dan kepentingan rakyat, kita tidak akan pernah kehilangan arah,” tegasnya.

(H Ahyar)