BANYUMAS, nubanyumas.com – Sebanyak 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU di Kabupaten Banyumas menyatakan penolakan terhadap hasil Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat NU Banyumas yang digelar pekan lalu. Mereka mendesak agar hasil konferensi dibatalkan dan dilaksanakan Konfercab ulang atau Konfercab Luar Biasa (KLB).
Penolakan tersebut disampaikan oleh sejumlah perwakilan PAC yang menilai proses pelaksanaan konferensi tidak berjalan sesuai tata tertib organisasi dan mekanisme konferensi yang berlaku. Mereka menyoroti sejumlah tahapan sidang yang dinilai tidak memenuhi prinsip demokrasi dan aturan organisasi.
Ketua PAC Muslimat NU Sumpiuh, Nurul Bahiyah, mengatakan pihaknya menilai proses pemilihan dalam konfercab tidak berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, terdapat dugaan intervensi yang memengaruhi jalannya sidang sehingga hasil yang diperoleh dianggap tidak mencerminkan mekanisme organisasi yang sehat.
Karena itu, pihaknya bersama sejumlah PAC lainnya meminta hasil Konfercab Muslimat NU Banyumas dibatalkan. Mereka juga mendesak agar konferensi diulang dengan mekanisme yang lebih transparan dan menjamin netralitas seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemilihan.
Nurul menjelaskan, keberatan peserta mulai menguat saat pembahasan tata tertib konferensi. Menurutnya, pleno yang seharusnya menjadi dasar pelaksanaan konferensi tidak berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam aturan organisasi.
Senada dengan itu, Ketua PAC Muslimat NU Cilongok, Ani Shochichah, mengaku kecewa terhadap proses yang berlangsung selama konferensi. Kekecewaan tersebut terutama terkait perlakuan terhadap salah satu bakal calon ketua yang dinilai menjadi bagian dari persoalan yang memicu keberatan peserta.
Menurut Ani, para peserta yang menolak hasil konferensi akan membawa persoalan tersebut ke tingkat organisasi yang lebih tinggi. Mereka berencana menyampaikan laporan dan keberatan resmi kepada Pengurus Besar Muslimat NU, Pengurus Pusat Muslimat NU, Pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah, serta PCNU Kabupaten Banyumas. “Kami meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap proses konferensi yang telah berlangsung. Karena prosedurnya menurut kami tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka kami menginginkan konferensi cabang diulang agar menghasilkan kepemimpinan yang benar-benar sesuai aturan organisasi dan diterima oleh seluruh peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konfercab Muslimat NU Banyumas, Hj Rofingah, menyatakan pihaknya telah menjalankan tugas kepanitiaan sesuai tanggung jawab yang diberikan. Ia mengatakan panitia telah menyiapkan seluruh kebutuhan konferensi, termasuk sarana pendukung proses pemilihan apabila diperlukan. Menurutnya, konfercab dihadiri 21 PAC dan 280 pimpinan ranting. Namun, panitia tidak terlibat langsung dalam seluruh tahapan persidangan hingga pemilihan ketua, karena proses tersebut dipimpin dan dimandatkan kepada pimpinan sidang pleno yang berwenang mulai dari pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban, penjaringan bakal calon hingga penetapan calon ketua terpilih.















