Beranda Warta

UIN Saizu Bekali 2.211 Mahasiswa KKN dengan Metode ABCD untuk Kembangkan Potensi Desa

PURWOKERTO, nubanyumas.com – Sebanyak 2.211 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Angkatan ke-58 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto mendapat pembekalan metode Asset Based Community Development (ABCD) sebelum diterjunkan ke desa-desa pada 16 Juli hingga 24 Agustus 2026. Pembekalan digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai bekal mahasiswa menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

KKN tahun ini mengusung tema “Saizu Memberdaya: Menguatkan Umat, Menghijaukan Desa, Menggerakkan Ekonomi Masyarakat” dengan slogan “Bareng Warga Mbangun Karya”. Program tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan selama KKN, tetapi mampu mendorong perubahan yang berkelanjutan di desa.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Saizu, Mawi Khusni Albar, mengatakan mahasiswa harus hadir sebagai mitra masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang telah dimiliki desa, bukan sekadar menyelesaikan program kerja.

“KKN Berdampak berarti setiap kegiatan harus memberi manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Mahasiswa tidak datang membawa program jadi, tetapi bersama warga menggali potensi desa agar bisa terus berkembang meski masa KKN telah selesai,” ujarnya.

Salah satu materi utama dalam pembekalan adalah penerapan metode ABCD, yaitu pendekatan yang mengajak mahasiswa memulai program dari pemetaan aset dan potensi desa. Melalui cara tersebut, program yang disusun diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dilanjutkan setelah KKN berakhir.

Selain itu, seluruh aktivitas mahasiswa selama KKN akan didokumentasikan melalui Sistem Informasi Pengabdian kepada Masyarakat (SIBERMAS). Mahasiswa diwajibkan mengisi logbook harian, mengunggah dokumentasi kegiatan, serta menyusun berbagai luaran sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan KKN.

Dalam pembekalan tersebut, peserta juga menerima materi dari Dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Ade Gunawan mengenai pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, serta dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas Hirawan Danan Putra yang memaparkan berbagai peluang pengembangan desa di Banyumas.

Melalui pembekalan tersebut, UIN Saizu berharap peserta KKN Berdampak Angkatan ke-58 mampu menjadi pendamping masyarakat yang dapat mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan lokal.