Refleksi Gerakan Muslimat di Masa Pandemi

Refleksi Gerakan Muslimat Gumelar

Muslimat NU adalah organisasi sosial keagamaan dan kemasyarakatan yang merupakan badan otonom dari Nahdlatul ‘Ulama (NU). Muslimat NU dilahirkan pada tanggal 29 Maret 1946 yang mempunyai tujuan mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia melalui bidang dakwah, ekonomi, kesehatan, pendidikan dan sosial.

Kedepan Muslimat NU Berharap posisi organisasi ini semakin compatible di antara organisasi kemasyarakatan perempuan lain. Meskipun sedang berada di masa pandemi, menjaga keajegan kegiatan di akar umput harus terus dilakukan, karena memang harus terus dilakukan.

Karena pertemuan fisik dengan jumlah besar tidak diperkenankan , maka perlu dilakukan dengan memanfaatkan sarana teknologi.

Iktiar inilah yang dilakukan PAC Muslimat NU Gumelar dengan menggelar Khataman online dengan sejumlah majlis taklim yang ada. Karena selama wabah melanda, seluruh kegiatan dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Semua majlis taklim dibawah naungan Muslimat NU Gumelar berhenti sementara sesuai himbauan pemerintah dan surat pemberitahuan dari Pimpinan Cabang Banyumas. Namun hal itu tidak memutuskan semangat ibu ibu jama’ah majlis taklim. Tanpa instruksi, ibu-ibu majlis taklim berinisiatif untuk mengadakan khataman online sebagai pengganti kegiatan pembacaan yasinan dan tahlil berjama’ah.

Setelah semua jama’ah selesai, salah satu pimpinan majlis taklim akan memimpin do’a sebagai penutup menggunakan pesan suara di WhatsApp. Khataman online merupakan hal biasa bagi kebanyakan orang, tetapi bagi jama’ah di desa merupakan hal baru. Mengingat jama’ah majlis taklim rata-rata usia 50 tahun ke atas, sehingga banyak yang tidak paham tentang aplikasi WhatsApp.

Penulis: Evi Laeli Sururiyah

Tulisan sebelumnyaKisah Ahli Maksiat yang Mendapat Rahmat Allah SWT
Tulisan berikutnyaMuslimat Rawalo Belajar Vaksin

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini