BANYUMAS, nubanyumas.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas mengimbau seluruh kader dan warga Nahdliyin untuk menjaga kondusivitas serta mengedepankan ukhuwah pasca pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat NU Kabupaten Banyumas.
Imbauan tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Gedung PCNU Banyumas, Sabtu (13/6/2026). Dalam kesempatan itu, Rais Syuriah PCNU Banyumas, Drs. KH. Mughni Labib, M.S.I., didampingi Ketua Tanfidizyah dan Katib Syuriah membacakan Surat Edaran PCNU Banyumas Nomor 263/PC.01/A.II.10.01/1409/06/2026 tentang Himbauan Menjaga Kondusifitas dan Solidaritas Jam’iyah.
Dalam surat edaran tersebut, PCNU Banyumas menyampaikan keprihatinan atas berbagai polemik, perdebatan, serta narasi pro dan kontra yang berkembang di ruang publik maupun media sosial pasca pelaksanaan Konfercab Muslimat NU Banyumas.
“Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam proses organisasi, namun hendaknya disikapi dengan penuh kedewasaan, tabayun, dan semangat menjaga persaudaraan di lingkungan Nahdlatul Ulama dengan mengedepankan kemaslahatan jam’iyah,” kata KH Mughni Labib saat membacakan surat edaran.
PCNU Banyumas juga menegaskan bahwa pelaksanaan Konfercab Muslimat NU beserta seluruh mekanisme, tata cara, dan proses persidangannya merupakan kewenangan badan otonom Nahdlatul Ulama yang bersangkutan sesuai ketentuan organisasi yang berlaku, yakni PD/PRT dan POAM Muslimat NU.
Terkait legalitas, keabsahan, serta penetapan hasil Konfercab Muslimat NU Banyumas, PCNU Banyumas menyatakan menghormati sepenuhnya mekanisme organisasi yang berlaku dan menyerahkan hal tersebut kepada Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah serta Pimpinan Pusat Muslimat NU sebagai pihak yang memiliki otoritas organisasi.
“Apapun yang menjadi keputusan Pimpinan Wilayah Muslimat NU dan Pimpinan Pusat Muslimat NU, maka seluruh jajaran struktural dan warga Muslimat harus tunduk dan patuh terhadap keputusan tersebut,” demikian isi surat edaran yang dibacakan KH Mughni Labib.
Dalam surat tersebut, PCNU Banyumas juga mengimbau seluruh jajaran struktural NU pada semua tingkatan, badan otonom, lembaga-lembaga NU, serta warga Nahdliyin untuk tidak memproduksi, mereproduksi, menyebarluaskan, maupun memperuncing narasi, opini, atau konten yang berpotensi menimbulkan kegaduhan, perpecahan, dan polarisasi terkait pelaksanaan Konfercab Muslimat NU Banyumas.
Selain itu, PCNU Banyumas mengajak pengurus struktural Muslimat NU dan seluruh kader Muslimat NU Kabupaten Banyumas untuk kembali meneguhkan semangat khidmah, memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah nahdliyah, serta mengedepankan kepentingan jam’iyah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
PCNU Banyumas juga menyatakan keyakinannya bahwa setiap persoalan organisasi dapat diselesaikan melalui mekanisme yang telah diatur dalam peraturan organisasi dengan mengedepankan musyawarah, kebijaksanaan, dan akhlakul karimah.
Jumpa pers tersebut dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Banyumas serta sejumlah wartawan dari berbagai media di Kabupaten Banyumas.
(H Ahyar)















