Khutbah Jum’at: “Balasan Surga bagi Orang yang Bertakwa dan Bersyukur”

Oleh: KH. Nurul Huda
(Mustasyar PCNU Kab. Banyumas)

Khutbah 1
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ اَسْبَغَ عَلَيْنَا نِعَمَهُ اَلْبَاطِنَةَ وَالّظَاهِرَةَ وَجَعَلَ الدُّنْيَا لَنَا مَزْرَعَةً لِلْأَخِرَةِ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيَّدَنَامُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَلْمَبْعُوْثُ لِلنَّاسِ بِالْمُعْجِزَاتِ اَلْبَاهِرَةِ .اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَلدَّاعِيْ إِلىَ سَعَادَةِ الدُّنْيَا وَاْلأَخِرَةِ وَعَلىَ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ اَلْخِيَرَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِيْهِمْ إِلىَ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ .أَمَّابَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا اْلحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، إِتَّقُوْااللهَ تَعَالىَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
وَقَالَ اللهُ تَعَالَى: وَإِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ.

Hadirin Jamaah Jum’ah Rahimakumullah,
Segala puji bagi Allah Swt yang telah menganugerahkan kita semua pelbagai macam kenikmatan dan Rahmat, sehingga kita dapat memenuhi kewajibannya untuk menunaikan ibadah shalat Jum’at. Shalawat serta salam marilah senantiasa kita persembahkan untuk Baginda Nabi Agung Muhammad Saw, juga kepada keluarganya, sahabatnya, dan semoga keberkahannya melimpah kepada kita semua. Semoga kita tercatat sebagai umatnya yang setia mengikuti ajaran-ajaran Nabi Muhammad Saw.

Pada hari Jum’at yang penuh berkah ini, marilah ketakwaan kepada Allah senantiasa kita tingkatkan dengan terus istiqamah menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Hadirin Jamaah Jum’ah Rahimakumullah,
Pentingnya takwa sudah diamanatkan oleh Allah, salah satunya melalui Q.S. Maryam ayat 63:
تِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِيْ نُوْرِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَنْ كَانَ تَقِيًّا

Artinya: “Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.”

Betapa pentingnya takwa bagi umat muslim, sampai-sampai Allah Swt menjanjikan balasan surga bagi hamba-Nya yang memilih jalan takwa dalam menjalani kehidupannya.

Jadi, apa sebenarnya urgensi takwa bagi umat manusia, sehingga Allah Swt sangat serius memperingatkan manusia untuk menjadi orang yang bertakwa? Allah berfirman dalam Q.S. al-Baqarah ayat 194: “Bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa”.

Dari ayat tersebut jelas tergambar bahwa urgensi takwa bagi manusia ialah agar Allah Swt selalu membersamainya dalam setiap langkah kehidupan. Karena dengan bekal takwa, kita akan mendapatkan bantuan dan pertolongan dari Allah Swt.

Hadirin Jamaah Jum’ah Rahimakumullah,
Dalam salah satu hadits disebutkan bahwa:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ. (رواه مسلم)
Artinya: “Sungguh ajaib mukmin itu. Apa saja yang terjadi itulah yang terbaik untuknya. Semua itu hanya ada pada diri seorang mukmin. Jika ia mendapat kegembiraan ia bersyukur dan itu yang terbaik untuknya. Dan jika ia mendapat kesedihan ia bersabar dan itu juga yang terbaik untuknya.” (HR. Muslim).

Ciri utama seorang mukmin sejati ialah taat total kepada Allah dan Rasulnya dan senantiasa menjaga spirit ishlah (membina hubungan baik dan damai) dan bertakwa hanya kepada Allah. Tidaklah nama Allah Yang Maha Agung disebutkan, kecuali hatinya begetar karena takut kepada adzab-Nya dan rasa harap memperoleh ampunan dan Rahmat-Nya.

Selain bekal takwa, umat muslim juga harus menjadi hamba dan umat yang pandai bersyukur. Sama dengan takwa, orang yang senantiasa bersyukur atas segala ketetapan Allah akan beruntung di dunia maupun di akhirat. Allah berfirman dalam Qs. Ali-Imran, Ayat 144 berikut ini:
وَسَيَجْزِي اللهُ الشَّاكِرِيْنَ
Artinya: “Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”

Dalam Tafsir Al-Wajiz dijelaskan bahwa ayat tersebut turun saat beredar berita bahwa Nabi gugur dalam Perang Uhud, pasukan muslim yang imannya lemah meninggalkan medan perang bahkan ada yang kembali kafir dan minta perlindungan Abu Sufyan, pemimpin pasukan kafir. Allah kemudian mengingatkan bahwa Nabi Muhammad hanyalah seorang Rasul yang suatu saat pasti akan meninggal dunia sebagaimana sebelumnya telah berlalu, yakni telah meninggal dunia, beberapa rasul baik karena terbunuh atau sakit biasa.

Apakah jika dia wafat atau dibunuh lalu kamu berbalik ke belakang meninggalkan Islam dan menjadi murtad? Barang siapa berbalik ke belakang, maka ia tidak akan merugikan Allah sedikit pun, tetapi ia sendiri yang akan rugi dan celaka karena kembali kepada kesesatan. Allah akan memberi balasan kepada orang yang bersyukur, yang tetap mempertahankan iman dan melaksanakan tugas dengan baik dalam situasi terancam sekalipun.

Hadirin Jamaah Jum’ah Rahimakumullah,
Takwa dan rasa syukur kepada Allah Swt harus menjadi bekal utama dalam kehidupan, agar Allah Swt senantiasa menjaga dan membersamai langkah hidup kita. Selain itu, takwa dan syukur merupakan predikat agung yang disematkan oleh Allah Swt untuk hambanya yang senantiasa bersandar dan berharap hanya kepada-Nya.

Semoga kita selalu dalam bimbingan dan perlindungan-Nya dan semoga kita selalu berada dalam ketaatan dan ketakwaan, sehingga kita mendapatkan balasan yang terbaik dari Allah Swt, yaitu surga yang abadi. Amin ya rabbal ’alamiin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْكَرِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ .

KHUTBAH II

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، اِلَهٌ لَمْ يَزَلْ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيْلًا. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَحَبِيْبُهُ وَخَلِيْلُهُ، أَكْرَمِ الْأَوَّلِيْنَ وَالْأَخِرِيْنَ، اَلْمَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ كَانَ لَهُمْ مِنَ التَّابِعِيْنَ، صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَحَافِظُوْا عَلَى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَالصَّوْمِ وَجَمِيْعِ الْمَأْمُوْرَاتِ وَالْوَاجِبَاتِ. وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ بِنَفْسِهِ. وَثَنَى بِمَلَائِكَةِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ. إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِيْ العَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللَّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالمْؤُمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إِنَّكَ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ يَا قَاضِيَ الْحاَجاَتِ. اَللّٰهُمَّ أَعِزَّ الِإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ وُلاَةَ الْمُسْلِمِيْنَ بِمَا فِيْهِ صَلاَحُ الِإِسْلاَمِ وَالْمُسْلِمِيْنَ. رَبَّنَا أتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّءْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا. رَبَّناَ لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا. رَبَّنَا أتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهْ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاۤءِ ذِي اْلقُرْبىٰ وَيَنْهىٰ عَنِ اْلفَخْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، فَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلى نِعَمٍ يَّزِدْكُمْ وَاسْئَلُوْا مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.

Tulisan sebelumnyaPelajar NU Banyumas Cup : Tipar Kidul Juara Futsal, Kedungbanteng Runner Up
Tulisan berikutnyaAda Kursi Merah di Arena Musyawarah Kerja MWC NU Ajibarang

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini