Kader PMII Harus Mampu Bangun Soliditas

108
LDK PMII
LKD-PMII - Bendahara PB IKA-PMII Sudarto (kanan) menerima kenang-kenangan dari peserta PKL PMII Kebumen, yang diikuti cabang Kebumen, Purbalingga, Purwokerto dan Kota Semarang.

KEBUMEN, nubanyumas.com– Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) harus mempu mendesain atau mengkonstruksi program secara kolektif agar memiliki jaringan yang kuat dalam mencapai perjuangan dan tujuan organisasi.

“Ingin menjadi apa pun kader PMII di masa mendatang, menjadi politisi, pejabat maupun profesional harus dikonstruksi oleh jejaring PMII, sehingga nantinya memiliki ikatan yang kuat. Bukan mencapai secara personal atau jadi dengan sendirinya,” kata Sudarto, Bendahara PP IKA-PMII, saat menjadi narasumber pada acara Pelatihan Kader Lanjutan PMII, di Kebumen, Jumat (29/01/2021).

PKL-PMII diselenggarakan oleh Pengurus PMII Cabang Kebumen, Jawa Tengah. Perserta yang hadir sebanyak 80 orang kader PMII dari Cabang Kebumen, Purwokerto, Purworejo dan Kota Semarang.

PKL merupakan jenjang pengkaderan formal yang wajib diikuti oleh setiap kader.
Dalam kesempatan itu, Sudarto menjelaskan, kondisi saat ini, di era serba digital, kader PMII dihadapkan pada situasi memainkan peran perubahan atau dalam arus yang dimainkan oleh pihak lain.

“Situasi seperti itu, tentu membutukan soliditias pada kader yang menjadi modal sosial PMII. Hanya soliditas yang membuat kader PMII tidak tergilas perubahan yang sedang dimainakan pihak lain,” tegas Sudarto, yang juga mantan ketua Cabang PMII Jakarta Selatan. (ful)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here