Fraksi PKB: Pasar dan Mall Kapan Diswab?!

IMAM AHFAS PKB BANYUMAS
Ketua Fraksi PKB DPRD Banyumas, Imam Ahfas SAg

PURWOKERTO, nubanyumas.com – Frekuensi kerumunan jelang Hari Raya Idul Fitri kian tak terkontrol. Terutama terjadi di pusat perbelanjaan dari pasar hingga supermarket dan mall. Seperti diketahui, kerumunan jelas tidak sesuai dengan komitmen protokol kesehatan.

“Sepuluh hari terakhir kerumunan terjadi dimana-mana, terutama pusat belaanja. Satgas Covid-19 kapan akan swab sampling di pusat perbelanjaan? itu nyata kerumunan,” tegas Ketua Fraksi PKB, Imam Ahfas kepada nubanyumas.com.

Langkah itu, kata Ahfas dipandang penting, perlu dan mendesak. Selain karena jelas melanggar prokes dan tidak teratur, juga untuk mengimbangi munculnya kluster justru yang dinisbatkan (dikaitkan) pada tempat ibadah. Seperti yang paling baru ‘kluster tarawih’ atau ‘kluster mushola’.

Baca Berita Terkait: Muncul ‘Kluster Tarawih’, Ibadah Ramadhan Jangan Kendor!

“Secara logika, orang ke masjid/mushola itu sudah bersih, cuci tangan, pakai masker dan sajadah sendiri. Tidak menutup kemungkinan, mereka tertular dr kerumunan umum atau perjalanan luar kota,” katanya anggota DPRD Banyumas tersebut.

Ahfas juga menegaskan, jumlah tempat ibadah masjid/mushola di Banyumas mencapai ribuan. Sementara hanya karena satu atau dua tempat ibadah, kondisi psikologi masyarakat menjadi terteror.

“Mohon pemkab melalui satgas covid evaluasi betul. Harus proporsional dan utamakan solusi, ditangani dan kedepankan kondusifitas. Kasihan masyarakat. Sulit ekonomi masih harus terteror suasana,” kata pria asli Kemranjen tersebut.

Tulisan sebelumnyaMbah Nuh Pageraji: Pakar Al-Qur’an dan Sosok Pejuang Pendidikan
Tulisan berikutnyaApa(lah) Arti Sebuah Stiker…

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini