Beranda Warta

Pertama Kali Digelar, Lomba Koor MWCNU Pekuncen Diikuti 17 Grup, Juara ‘Bawa’ Pulang Kambing

PEKUNCEN, nubanyumas.com – Memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pekuncen, Kabupaten Banyumas, menggelar lomba koor yang diikuti 17 grup perwakilan ranting NU, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang digelar untuk pertama kalinya tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan warga Nahdliyin, sekaligus menumbuhkan semangat santri dalam menjaga tradisi dan menguatkan nilai-nilai kebangsaan.

Ketua MWCNU Pekuncen, H Abdul Malik, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti lomba. Menurutnya, keikutsertaan 17 grup menunjukkan semangat dan kekompakan warga NU dalam menyemarakkan peringatan Hari Santri.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda positif yang terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.

Lomba koor ini mengusung semangat Hari Santri Nasional 2026 dengan tema “Simponi Bapak Santri Penjaga Tradisi, Gaungkan Resolusi Menjaga NKRI”.

Setiap grup membawakan sejumlah lagu yang telah ditentukan panitia. Lagu wajib meliputi Yalal Wathon, Sholawat An Nahdliyah, dan Hari Santri. Sementara itu, lagu pilihan terdiri atas Jumbareka, Mars Ansor, dan Mars Banser.

Penampilan para peserta dinilai oleh tiga orang juri dari luar wilayah Pekuncen untuk menjaga objektivitas penilaian.

Persaingan antarpeserta berlangsung untuk memperebutkan gelar juara dengan hadiah yang terbilang unik. Selain piala, para pemenang juga mendapatkan hadiah berupa kambing.

Ranting Karangklesem berhasil meraih juara pertama dengan hadiah piala dan seekor kambing. Juara kedua diraih Ranting Cikembulan, sedangkan Ranting Kranggan menempati posisi ketiga. Kedua ranting tersebut juga memperoleh piala dan seekor kambing.

Adapun juara harapan pertama diraih Ranting Krajan dan juara harapan kedua diraih Ranting Glempang. Keduanya mendapatkan piala serta hadiah yang disebut panitia sebagai basur.

Penyelenggaraan lomba koor ini menjadi salah satu bentuk kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memberi ruang bagi warga NU untuk mengekspresikan kecintaan terhadap tradisi organisasi melalui seni suara.

Melalui kegiatan tersebut, MWCNU Pekuncen berharap semangat kebersamaan, kecintaan terhadap Nahdlatul Ulama, serta komitmen menjaga persatuan dan keutuhan NKRI semakin kuat di kalangan warga Nahdliyin.