BANYUMAS, nubanyumas.com – Racana Sunan Kalijaga dan Cut Nyak Dien yang berpangkalan di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi membuka kegiatan Kalimas (Pramuka Peduli Masyarakat) Tahun 2026. Program pengabdian tahunan tersebut digelar di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, mulai 29 Juni hingga 5 Juli 2026.
Ketua Dewan Racana UIN Saizu Purwokerto, Riva Ady Saputra mengatakan, Kalimas menjadi salah satu agenda rutin Pramuka UIN Saizu yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada anggota dalam berinteraksi, belajar, serta berkontribusi langsung bersama masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjalankan Tri Bina Pramuka Perguruan Tinggi, yaitu Bina Diri, Bina Satuan, dan Bina Masyarakat.
Kalimas merupakan momentum penting bagi anggota Pramuka untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai kepramukaan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi sarana belajar memahami kehidupan sosial secara langsung.
“Melalui kegiatan ini, kami belajar untuk hadir di tengah masyarakat serta membangun hubungan yang harmonis melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga semangat pengabdian dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujar Riva.
Dia menambahkan, seluruh peserta diharapkan mampu membangun kepedulian sosial sekaligus menjadikan masyarakat sebagai sumber pembelajaran yang berharga. “Kehadiran peserta Kalimas bukan hanya untuk melaksanakan program yang telah direncanakan, tetapi juga untuk belajar dari kehidupan masyarakat dan memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial,” tambahnya.
Pembina Putri Racana UIN Saizu Purwokerto, Sri Winarsih, mengapresiasi semangat para anggota Pramuka yang terlibat dalam kegiatan Kalimas 2026. Ia menilai program tersebut menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus media pembentukan karakter mahasiswa.
Menurut Sri, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama tinggal dan berinteraksi dengan masyarakat akan memberikan pembelajaran yang tidak dapat diperoleh hanya melalui proses perkuliahan.
“Kalimas menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan diri, memperkuat kebersamaan dalam satuan, sekaligus mengabdikan diri kepada masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, anggota akan memperoleh pengalaman berharga yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas,” katanya.
Dia menegaskan, pengalaman tersebut akan membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih tangguh, memiliki kepedulian sosial tinggi, serta mampu mengembangkan jiwa kepemimpinan.
Sri Winarsih juga mengajak masyarakat Desa Sokawera untuk turut mendampingi para peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program Kalimas.
“Kami memohon dukungan serta bimbingan dari masyarakat agar adik-adik Pramuka dapat belajar secara langsung tentang kehidupan bermasyarakat. Kehadiran masyarakat sebagai mitra dalam kegiatan ini sangat penting untuk membantu peserta memahami nilai-nilai sosial, gotong royong, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Selama satu pekan pelaksanaan, peserta Kalimas 2026 akan menjalankan berbagai program yang berfokus pada bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh kegiatan dirancang melalui kolaborasi antara anggota Pramuka dengan warga Desa Sokawera agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain menjadi sarana pengabdian, kegiatan tersebut juga diharapkan mempererat hubungan antara Pramuka Perguruan Tinggi dengan masyarakat sebagai mitra dalam pembangunan sosial di tingkat desa.
Mengusung tema “Bersama Pramuka Membangun Masyarakat Berdaya”, Kalimas 2026 menjadi bukti komitmen Pramuka UIN Saizu dalam menghadirkan kegiatan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui program ini, Racana Sunan Kalijaga dan Cut Nyak Dien berharap mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta kepedulian tinggi terhadap persoalan masyarakat.
Dengan memadukan semangat kepramukaan, pengabdian, dan pemberdayaan, Kalimas 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera.















