JATILAWANG, nubanyumas.com – Kepala Desa Karanganyar, Sukirman, menegaskan komitmen pemerintah desa untuk tetap mengikuti arahan kiai Nahdlatul Ulama (NU).
“Pemerintah desa akan tetap nderek para kiai NU, baik dalam urusan pemerintahan maupun ibadah sehari-hari,” ujar Sukirman saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) MWC NU Jatilawang di Ranting Karanganyar, Minggu (26/4/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Jatilawang, KH Ahmad Chirsun, mengingatkan pentingnya ibadah salat sebagai prioritas utama.
“Dalam hidup ini, kita perlu mengutamakan ibadah. Yang paling utama adalah salat. Jika salat kita baik, maka semuanya akan menjadi baik. Kelak di akhirat nanti, pertanyaan pertama yang diajukan kepada kita adalah mengenai salat,” katanya.
Sementara itu, Ketua MWC NU Jatilawang, H. Muhammad Asyhadi, menekankan pentingnya pergerakan organisasi yang terstruktur serta ketertiban administrasi.
“Di NU, semua unsur harus bergerak, mulai dari anak ranting, ranting, MWC, PC, PW hingga PBNU, disertai dengan Banom. Kami juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk tertib administrasi, terutama pembuatan laporan zakat fitrah setiap tahunnya,” ujarnya.
Ia juga meminta pengurus untuk mulai mempersiapkan pendataan kurban menjelang Iduladha 2026.
“Selain itu, mohon segera persiapkan pendataan bagi warga yang ingin berkurban serta kalkulasi jumlah hewan kurban,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut segenap Pengurus MWC NU Jatilawang, pengurus ranting dan pengurus Banom NU serta warga NU setempat.












