Beranda Warta

Putaran Terakhir Tarling, Bupati Banyumas Serahkan Bantuan Rp 18 Juta ke Masjid Al Istiqomah Kebondalem

Putaran Terakhir Tarling, Bupati Banyumas Serahkan Bantuan Rp 18 Juta ke Masjid Al Istiqomah Kebondalem
Putaran Terakhir Tarling, Bupati Banyumas Serahkan Bantuan Rp 18 Juta ke Masjid Al Istiqomah Kebondalem

PURWOKERTO, nubanyumas.com — Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyumas menggelar Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Istiqomah, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwokerto Timur, Kamis (12/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyumas menyerahkan bantuan sebesar Rp 18 juta kepada takmir masjid.

Selain itu, NU Care LAZISNU PCNU Banyumas juga membagikan 50 paket sembako kepada jamaah dalam kesempatan yang sama.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Banyumas, Katib PCNU Banyumas Prof. Dr. H. Ridwan, Ketua PCNU Banyumas Imam Hidayat, perwakilan MWC NU, serta Ketua Baznas Banyumas Hj. Khasanatul Mufidah dan pimpinan lembaga lainnya.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa Tarling di Masjid Al Istiqomah Kebondalem ini menjadi penutup rangkaian Tarling yang sebelumnya telah dilaksanakan sebanyak tujuh putaran.

“Alhamdulillah tarling penutupan, putaran terakhir bisa memberikan bantuan Rp 18 juta. Semoga bermanfaat. Itu saya hanya meneruskan dari Baznas, Bank Jateng, BPR BKK Purwokerto, PDAM dan lainnya,” kata Sadewo Tri Lastiono.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Tarling di Masjid Al Istiqomah sebenarnya merupakan tambahan dari rangkaian Tarling yang telah selesai.

“Awalnya tujuh putaran Tarling sudah selesai, tetapi ada permintaan sekali lagi di Kebondalem Purwokerto Timur dan kebetulan bersamaan dengan kegiatan Tarling PCNU Banyumas,” ujarnya.

Ketua PCNU Banyumas Imam Hidayat mengatakan bahwa Tarling yang dilakukan PCNU Banyumas merupakan cara untuk mengontrol denyut nadi organisasi di setiap wilayah, termasuk di wilayah perkotaan.

“Tarling yang dilakukan PCNU Banyumas adalah cara mengontrol denyut nadi di setiap wilayah. Termasuk adanya Tarling NU dan Pemkab di Masjid Al Istiqomah Purwokerto Timur ini sebagai wujud nyata masih adanya denyut nadi NU,” kata Imam Hidayat.

Ia juga mengingatkan kepada pengurus MWC hingga ranting bahwa tugas utama pengurus NU adalah melayani umat.

“Pagar terakhir NU adalah jamaah dan ranting. Tugas utama pengurus adalah pelayan umat, sama seperti bupati yang melayani masyarakat kabupaten,” ujarnya.

Ketua PCNU Banyumas juga menekankan pentingnya sinergi antara NU dan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Ia berharap program kemandirian ekonomi umat terus ditingkatkan melalui kerja sama berbagai pihak.

Kegiatan Tarling bersama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan masyarakat di bulan Ramadhan.

Penulis: Djito el fateh