JATILAWANG, nubanyumas.com — Jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jatilawang menggelar Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) di Masjid Al Mukaromah, Desa Tunjung Kidul, Kecamatan Jatilawang, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini dihadiri Rais Syuriyah dan Tanfidziyah MWC NU Jatilawang, pengurus Ranting NU Tunjung Kidul, kader Ansor, Banser, serta jamaah setempat.
Imam Masjid Al Mukaromah, K. Sohirin, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran pimpinan NU tingkat kecamatan tersebut.
“Kami merasa sangat terhormat dan senang atas kerawuhan Rais Syuriyah MWC NU Jatilawang beserta rombongan. Ini adalah bentuk perhatian organisasi kepada jamaah di tingkat akar rumput,” kata K. Sohirin.
Ia menambahkan, kunjungan ini menjadi motivasi spiritual bagi jamaah di Tunjung Kidul.
Rais Syuriyah MWC NU Jatilawang, KH Nur Hadi Al Hafidz, menyampaikan tausiyah tentang esensi ibadah di bulan Ramadhan. Ia mengajak jamaah agar tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadikan puasa sebagai sarana memperbaiki diri.
“Puasa jangan hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki diri, melatih kedisiplinan, menumbuhkan empati, dan mendekatkan diri kepada Allah,” kata KH Nur Hadi.
Ia juga mengajak jamaah memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak zikir dan amal saleh agar hubungan spiritual dengan Allah semakin erat.
Kehadiran Ansor dan Banser dalam kegiatan ini menunjukkan soliditas internal NU di wilayah Jatilawang. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.
Tarhim merupakan program rutin MWC NU Jatilawang untuk menyambangi ranting-ranting di bulan Ramadhan sebagai bentuk silaturahmi dan penguatan jamaah di tingkat akar rumput.
Editor: H Ahyar












