Beranda Warta

Tarhim MWC NU Jatilawang Putaran Ketiga Digelar Serentak di Ranting Adisara dan Pekuncen

Tarhim MWC NU Jatilawang Putaran Ketiga Digelar Serentak di Ranting Adisara dan Pekuncen

JATILAWANG, nubanyumas.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jatilawang menggelar Tarawih Silaturahim (Tarhim) putaran ketiga secara serentak di dua titik, yakni Ranting NU Adisara dan Ranting NU Pekuncen, Ahad (2/3/2026).

Kegiatan ini kembali menunjukkan sinergi antara ulama, umaro, dan lembaga pendidikan NU di tingkat akar rumput. Di Ranting Adisara, rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU Jatilawang H. Muhammad Asyhadi. Kehadiran pengurus MWC disambut hangat oleh Ketua Ranting NU Adisara Kiai Syamsul Anam serta Kepala Desa Adisara Rahmituti.

Dalam tausiyahnya, Asyhadi menekankan pentingnya memahami tiga karakter manusia agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Rahmituti menyatakan kegembiraannya atas bersatunya elemen ulama dan umaro dalam kegiatan Tarhim. “Kolaborasi ini sangat penting dalam membentuk karakter masyarakat demi kemajuan pembangunan desa,” kata Rahmituti.

Sementara itu, rombongan kedua dipimpin oleh Wakil Rais Syuriyah MWC NU Jatilawang Kiai Ahmad Fauzi yang bertamu ke Ranting Pekuncen. Kedatangan mereka disambut oleh Ketua Ranting NU Pekuncen Kistam beserta jajarannya.

Kiai Ahmad Fauzi mengajak jamaah untuk memperbanyak bacaan istighfar, terutama saat menjelang tidur.”Bulan Ramadhan adalah momentum emas untuk meraih ampunan Allah Swt. Perbanyaklah istighfar,” ujar Kiai Fauzi.

Kepala Desa Pekuncen Karso turut hadir dan menyampaikan bahwa kedekatan antara pemerintah desa dengan para kiai memudahkan koordinasi dalam membangun desa yang harmonis.

Di Pekuncen, Tarhim juga diikuti oleh perwakilan MA Al-Falah Jatilawang yang dihadiri oleh Muhammad Ripai, serta tim MTs Plus Al-Falah Jatilawang yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Ribut Karyanto beserta dewan guru. Tarhim MWC NU Jatilawang akan terus berlanjut ke ranting-ranting lain di wilayah Kecamatan Jatilawang selama Ramadhan 1447 H.

Penulis: Djito