Talk Show Kebudayaan Ramaikan Konfercab XI IPNU-IPPNU Banyumas

KEDUNGBANTENG, nubanyumas.com – Gelaran Konferancab XI IPNU-IPPNU Banyumas mendatangkan budayawan Banyumas Titut Edi Purwanto dan Dimas Indiana Senja dalam talk show kebudayaan dengan tema, “Al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdu bil jadidil ashlah dalam konteks nilai-nilai kebudayaan”, Sabtu(8/1) malam.

Tidak kurang satu jam acara talk show menghangatkan malam para peserta, Mbah Titut, sapaan akrab Titut Edi Purwanto, dengan dendangan bahasa Banyumasan menuturkan sejarah dan budaya Banyumas.

“Budaya berkembang sesuai perkembangan jaman, tapi tidak harus meninggalkan hal-hal baik di masa lalu, seperti contoh tanaman obat-obatan yang ternyata setelah melalui penelitian memang memiliki banyak manfaat,” ungkap mbah Titut yang mengaku pernah menjadi anggota IPNU tahun 1978-1979.

“Bila ditelaah, budaya itu ada untuk keberlangsungan hidup anak cucu kita,” Lanjut pria berambut gondrong yang terkenal berkat pementasan tradisi cowongan tersebut.

Sementara itu penyair yang juga dosen UIN Saizu Purwokerto, Dimas Indiana Senja mengatakan bahwa kader IPNU-IPPNU Banyumas sebagai pemuda yang lahir dan besar di Banyumas harus melestarikan bahasa Banyumas sebagai warisan kebudayaan.

“Jika surga ada di telapak kaki ibu maka bahasa ibu adalah bahasa surga,” tuturnya.

“Kita tidak akan menjadi asing jika kita tetap mempertahankan nilai-nilai budaya bangsa sendiri,” tutup Dimas yang dikenal dosen indie oleh para mahasiswanya.

Acara dimeriahkan penampilan dari PC Lesbumi Kabupaten Banyumas. (*)

Kontributor : Khafid Sya’bani

Tulisan sebelumnyaDua Kandidat Bersaing Dalam Bursa Calon Ketua IPNU Banyumas 2022-2024
Tulisan berikutnyaAklamasi, Inas Khoer Anisa Terpilih Sebagai Ketua IPPNU Banyumas 2022-2024

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini