
Oleh: Sodik Widodo
Bendahara MWC NU Tambak dan Penyuluh Agama Islam
KH Mukhtar Syafii Jamil, atau yang lebih dikenal dengan sebutan KH Jamil, merupakan seorang kyai yang berasal dari Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas. Beliau dikenal sebagai sosok yang sederhana dan istiqamah dalam menjalani kehidupan serta mengabdikan diri kepada masyarakat.
KH Jamil merupakan pengasuh Pondok Pesantren Sikeris, Purwodadi, Tambak, Banyumas. Di usia yang telah menginjak 84 tahun, beliau masih aktif menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari. Selain mengajar dan membimbing para santri serta jamaah, beliau tetap tekun bertani dan berkebun.
Dalam bidang keilmuan, KH Jamil masih aktif mengajarkan Tafsir Showi kepada para santri dan jamaahnya. Dalam menjalankan aktivitas tersebut, beliau didampingi oleh sang istri, Hj. Masnah. Dari pernikahan mereka, beliau dikaruniai dua orang putra.
Kesederhanaan KH Jamil tampak nyata dalam kesehariannya. Salah satunya adalah kebiasaannya menggunakan sepeda ontel untuk bepergian, termasuk ketika menghadiri kegiatan pelantikan pengurus MWCNU tingkat Kecamatan Tambak. Bagi beliau, kesederhanaan bukan sekadar penampilan, melainkan bagian dari sikap hidup yang telah dijalani selama bertahun-tahun.
Dalam kehidupan spiritualnya, KH Jamil menganut Thariqah Syadziliyah. Selain mengasuh pesantren dan membimbing jamaah, beliau juga dipercaya mengemban amanah sebagai Rois Ifadiyah Syu’biyah JATMAN Kabupaten Banyumas.
Di tengah kesibukan dan usianya yang tidak lagi muda, KH Jamil tetap menunjukkan semangat dalam mengajar, bertani, berkebun, serta melayani dan membimbing masyarakat. Sosoknya menjadi gambaran seorang ulama yang menjalani kehidupan dengan sederhana, dekat dengan masyarakat, dan tetap istiqamah dalam mengabdikan ilmu serta waktunya.











