PURWOKERTO, nubanyumas.com – Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PC LDNU) Kabupaten Banyumas menggelar Lomba Penulisan Naskah Khutbah Jumat bagi santri pondok pesantren se-Kabupaten Banyumas dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Lomba tersebut mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Pendaftaran dan konfirmasi judul naskah dibuka mulai 27 September hingga 18 Oktober 2026. Batas akhir pengumpulan naskah ditetapkan pada 18 Oktober 2026.
Ketua PC LDNU Kabupaten Banyumas, Gus M. Sa’dullah, mengatakan khutbah Jumat menjadi salah satu media pendidikan umat. Menurutnya, mimbar Jumat dapat digunakan untuk menyampaikan nasihat keagamaan, kesadaran sosial, penguatan akhlak, persaudaraan, dan kecintaan terhadap bangsa.
“Melalui mimbar Jumat, gagasan-gagasan keislaman yang lahir dari pesantren dapat disampaikan kepada masyarakat dengan bahasa yang menyejukkan, mudah dipahami, dan relevan dengan persoalan kehidupan,” ujarnya.
Ketua panitia, Dr. Turhamun, M.Si., mengatakan lomba tersebut terbuka bagi seluruh santri aktif pondok pesantren di wilayah Kabupaten Banyumas. Peserta wajib melampirkan surat rekomendasi atau keterangan resmi dari pesantren tempatnya belajar.
Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu naskah khutbah Jumat. Naskah harus merupakan karya asli peserta dan belum pernah menjadi juara dalam lomba sejenis.
Naskah yang dikirimkan wajib memuat khutbah pertama dan khutbah kedua, dilengkapi dalil Al-Qur’an dan/atau hadis yang relevan, pesan-pesan keagamaan, serta doa pada khutbah kedua.
Tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dapat dikembangkan ke dalam sejumlah subtema. Di antaranya peran santri dalam pembangunan bangsa, pendidikan karakter generasi muda, moderasi beragama, persatuan dan ukhuwah, etika bermedia sosial, literasi digital, kepedulian terhadap lingkungan, serta tantangan dakwah di era digital.
Peserta diwajibkan melakukan konfirmasi judul terlebih dahulu kepada panitia sebelum menyusun dan mengirimkan naskah.
Dalam proses penilaian, dewan juri akan memperhatikan kesesuaian dengan tema, ketepatan dan kekuatan dalil, kedalaman materi, sistematika khutbah, penggunaan bahasa, relevansi dengan persoalan masyarakat, orisinalitas, dan kreativitas karya.
Naskah ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik, komunikatif, dan mudah dipahami jamaah. Naskah diketik pada kertas ukuran F4/Folio dengan panjang minimal dua halaman booklet.
Peserta wajib mengirimkan berkas dalam format Microsoft Word dan PDF, disertai identitas peserta serta surat rekomendasi atau keterangan resmi dari pondok pesantren.
Setelah masa pengumpulan berakhir, panitia melakukan verifikasi administrasi pada 19–20 Oktober 2026. Penilaian dewan juri berlangsung pada 20–22 Oktober 2026.
Penetapan pemenang dijadwalkan pada 22 Oktober 2026. Pengumuman dan penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam rangkaian puncak peringatan HSN 2026.
Panitia menyediakan penghargaan bagi Juara I, Juara II, Juara III, Juara Harapan I, dan Juara Harapan II.
Naskah terbaik akan dihimpun menjadi kompilasi naskah khutbah Jumat PC LDNU Kabupaten Banyumas. Karya terpilih juga dapat diperbanyak dan didistribusikan kepada pengurus NU di tingkat cabang, MWCNU, ranting, serta masjid-masjid NU di wilayah Kabupaten Banyumas.
Pendaftaran dan konfirmasi judul dapat dilakukan melalui panitia. Informasi lomba dapat diperoleh melalui Dr. Turhamun di nomor +62 852-2773-3611 atau Wahyu Ceha di +62 852-2749-0317. Naskah dikirim melalui email ldnubanyumas2023@gmail.com.
Sekretariat PC LDNU Kabupaten Banyumas berada di Jalan Sultan Agung Nomor 42, Karangklesem, Purwokerto Selatan, Banyumas.
(H Ahyar)












