Selesaikan Website Desa, KKN Ma’had Aly Andalusia Warisi Jejak Digital Desa Pengadegan

 

Oleh : Ramah Tegar Pambudi*
Mahasantri Ma’had Aly Andalusia
Leler, Randegan, Kebasen, Banyumas

MAHASANTRI Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ma’had Aly Andalusia kembali membuktikan bahwa santri hari ini tidak hanya piawai dalam penguasaan keilmuan pesantren, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman melalui karya nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui KKN Kelompok 3 di Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, Banyumas, mereka secara resmi menyerahkan Portal Layanan dan Berita Digital Desa Pengadegan kepada pemerintah desa setempat.

Program digitalisasi desa tersebut menjadi salah satu capaian unggulan KKN Mahasantri Ma’had Aly Andalusia yang melampaui pola KKN konvensional. Portal desa yang diberi nama desapengadegan.id dirancang sebagai pusat layanan informasi publik yang memuat berita desa, profil pemerintahan, layanan administrasi, hingga dokumentasi kegiatan masyarakat, sebagai upaya mendukung tata kelola desa yang transparan dan adaptif.

Ma’had Aly Andalusia sendiri merupakan lembaga pendidikan tinggi pesantren setara strata satu yang didirikan oleh Syaikh K.H. Zuhrul Anam Hisyam (Gus Anam), dan bernaung di lingkungan Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, Leler, Kebasen, Banyumas. Pada 3 Januari 2026, lembaga ini menerjunkan 38 mahasantri untuk melaksanakan KKN di sejumlah wilayah Banyumas sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Pesantren.

WhatsApp Image 2026 01 26 at 13.18.51 - NU Online BanyumasBerbeda dari persepsi umum tentang santri, Mahasantri KKN Kelompok 3 di Desa Pengadegan justru menghadirkan pendekatan berbasis teknologi dan jurnalistik digital. Portal desa dikembangkan secara mandiri dan serius, mulai dari penggalian data lapangan, penelusuran sejarah desa, hingga pengolahan informasi publik yang disusun dengan standar media digital.

Tidak hanya sebatas tampilan website, mahasantri juga mengerjakan seluruh aspek teknis secara komprehensif. Proses pengembangan mencakup pengurusan domain, pengelolaan server, pemasangan sertifikat keamanan (SSL), integrasi Google Search Console dan Google Analytics, hingga penyusunan dan penyuntingan konten agar ramah mesin pencari dan mudah diakses masyarakat luas.

Ketua KKN Kelompok 3, Rakhmat Puji Iryanto, menyampaikan bahwa portal digital desa ini dirancang sebagai produk KKN berkelanjutan. “Kami ingin meninggalkan sesuatu yang benar-benar bisa dimanfaatkan jangka panjang, bukan hanya program seremonial selama KKN,” ujarnya.

Serah terima portal layanan dan berita digital tersebut dilaksanakan di Balai Desa Pengadegan pada Senin, 26 Januari 2026, ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua KKN, tim pengembang website dari Mahasantri KKN, serta Kepala Desa Pengadegan Kursiwan dan Sekretaris Desa Nasirin, S.H.

Kehadiran portal digital Desa Pengadegan menegaskan bahwa KKN Mahasantri Ma’had Aly Andalusia bukan sekadar agenda pengabdian rutin, melainkan ruang aktualisasi santri sebagai agen perubahan. Dengan mengintegrasikan keilmuan pesantren, literasi digital, dan jurnalistik desa, program ini menjadi bukti bahwa santri mampu menghadirkan solusi maslahat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.