JATILAWANG, nubanyumas.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jatilawang menekankan pentingnya merawat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat soliditas antar-ranting serta badan otonom (Banom) NU dalam menjalankan khidmah organisasi.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Tanfidziyah MWC NU Jatilawang H. Muh. Asyhadi, S.Sos., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan MWC NU Jatilawang yang digelar di Masjid Bani Yastra, Pengurus Ranting NU Tunjung Kidul, Ahad (20/9/2026).
Rakor yang berlangsung pukul 13.30 hingga 16.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus MWC NU Jatilawang, utusan ranting, serta sejumlah Banom NU, di antaranya Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, dan Banser.
Dalam pengarahannya, Asyhadi menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan soliditas pengurus dengan tetap berlandaskan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
“Terima kasih atas konsistensi kehadiran sahabat-sahabat sekalian. Semoga seluruh Ranting dan Banom tetap eksis dan istikomah mengikuti Rakor keliling di setiap ranting ini,” ujarnya.
Rakor tersebut merupakan bagian dari konsolidasi rutin MWC NU Jatilawang yang dilaksanakan secara bergiliran di setiap ranting. Ketua Ranting NU Tunjung Kidul Dartam, S.HI., mengapresiasi kehadiran para pengurus dan kader dalam kegiatan tersebut.
“Kehadiran seluruh elemen pengurus dan Banom menjadi bukti nyata solidnya jamiah kita,” ungkapnya.
Selain membahas agenda organisasi, kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Wakil Syuriyah Ranting NU Tunjung Kidul K. Tohirin. Peserta kemudian mengikuti tausiyah K. Mukhlisin Chasbulloh tentang pentingnya menjaga kesabaran dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Rakor juga membahas persiapan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Dalam agenda tersebut, MWC NU Jatilawang membentuk kepanitiaan dengan Rofik Kamilun, S.Sos., sebagai ketua, Rais Rudiansyah, SH, sebagai sekretaris, dan Ahmad Muhasin Mahmud, S.T., sebagai bendahara.
Pada agenda organisasi lainnya, Bendahara MWC NU Jatilawang Ahmad Muhasin Mahmud memaparkan laporan keuangan MWC NU Jatilawang di hadapan peserta rakor.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Wakil Syuriyah K. Ahmad Chirsun, kemudian dilanjutkan salat Asar berjamaah dan mushafahah.
(H Ahyar)












