RAWALO, nubanyumas.com – MTs Miftahul Huda Rawalo menggelar In House Training (IHT) Implementasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi transformasi pembelajaran di madrasah, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan kompetensi pendidik, seiring dinamika kurikulum yang terus berkembang dan menuntut pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna.
Kepala MTs Miftahul Huda Rawalo, Kyai H. Khanan Masykur, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa guru memegang peran sentral dalam keberhasilan implementasi KMA 1503 Tahun 2025 yang menekankan nilai humanis dan spiritual dalam proses belajar mengajar.
“Transformasi kurikulum ini menuntut kesiapan guru, bukan hanya secara teknis, tetapi juga secara cara pandang. Pendidikan harus mampu menghadirkan empati, kasih sayang, dan keteladanan,” ujarnya.
Narasumber IHT, Istiqomah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa KMA 1503 menghadirkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai fondasi utama transformasi pendidikan madrasah.
Melalui Rumus Pembelajaran Mendalam 8-3-3-4, guru diarahkan untuk membangun pengalaman belajar yang kontekstual, mendorong pemahaman konsep, serta menguatkan karakter siswa secara berkelanjutan.
Dengan penguatan kompetensi guru melalui IHT ini, MTs Miftahul Huda Rawalo optimistis mampu menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.
editor ; akhyar











