Khutbah Jumat: 3 Pesan Ramadhan di Bulan Syawal

Khutbah Jumat: 3 Pesan Ramadhan di Bulan Syawal

Khutbah Jumat Singkat: 3 Pesan Ramadhan di Bulan Syawal

Teks naskah khutbah jumat pertama bulan syawal pasca ramadhan 1446 H / 2025 M dengan judul 3 Pesan Ramadhan di Bulan Syawal di tulis oleh Ustadz M. Shodiq Ma’mun, S.Sos / Ketua RMI MWC NU Ajibarang

Khutbah l

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِالِلّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا¸ مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

أَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ الِلّٰهِ¸ أُوْصِيْكُمْ
وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ¸ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيمْ.

Ma’asyiral muslimin, jamaah jumah rahimakumullah …

Ibadah puasa di bulan Ramadhan yang baru saja kita laksanakan merupakan proses pendidikan berkelanjutan bagi orang-orang beriman. Pendidikan ini bertujuan menghantarkan mereka menuju puncak nilai-nilai kemanusiaan yang disebut takwa.

Setidaknya, ada tiga pesan utama dari bulan Ramadhan yang perlu kita pegang teguh untuk diterapkan di hari-hari berikutnya.

Pesan pertama adalah pesan moral (Tahdzibun Nafsi).

Ramadhan mengajarkan kita untuk mawas diri terhadap musuh terbesar umat manusia, yaitu hawa nafsu. Hawa nafsu adalah musuh yang tidak pernah mau berdamai. Puasa di bulan Ramadhan melatih kita untuk mengendalikan nafsu tersebut.

Meskipun rasa lapar dan dahaga terasa berat, kita mampu menahan diri karena keyakinan kepada Allah, meski tidak ada orang yang melihat jika kita melanggar.

Pesan moral ini harus terus dilanjutkan di bulan-bulan berikutnya agar kita senantiasa menjadi pribadi yang disiplin dan bertakwa.

Baca Juga : Khutbah Jumat: Setelah Ramadhan Pergi, Bagaimana Kita?

Ma’asyiral muslimin, jamaah jumah rahimakumullah …

Pesan kedua adalah pesan sosial.

Ramadhan juga menyampaikan pesan sosial yang terlihat indah menjelang akhir bulan, terutama saat umat Islam menunaikan zakat fitrah. Zakat fitrah mencerminkan semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi.

Perilaku terpuji ini tidak hanya berlaku di bulan Ramadhan tetapi harus terus dipupuk sepanjang tahun. Dengan zakat, orang yang membutuhkan merasa terbantu, sementara pemberi zakat mendapatkan balasan berupa pahala dari Allah SWT. Kesadaran untuk berbagi dengan sesama adalah wujud nyata dari keimanan dan kepedulian sosial.

Kemudian pesan yang ketiga adalah pesan jihad.

Jihad dalam konteks Ramadhan bukanlah jihad dalam pengertian sempit seperti berperang, melainkan jihad dalam arti luas, mengorbankan tenaga, harta benda, dan jiwa demi mencapai keridhoan Allah. Dan jihad terbesar adalah perjuangan melawan hawa nafsu.

Dalam masyarakat saat ini, jihad yang dibutuhkan adalah upaya membangun tatanan kehidupan yang bermartabat, adil, dan sejahtera berdasarkan ketaatan kepada Allah SWT. Jihad ini mencakup pengendalian diri dari segala hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Ma’asyiral muslimin, jamaah jumah rahimakumullah …

Semoga tiga pesan Ramadhan ini dapat menjadi pedoman bagi kita untuk menjalani kehidupan di bulan syawal dan bulan-bulan berikutnya. Dengan menerapkan nilai-nilai tersebut, kita berharap menjadi hamba-hamba yang bertakwa di sisi Allah SWT. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم

Khutbah ll

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِالِلّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا¸ مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أنْ لآ إلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيّ بعدَهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ.

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ والقُرُوْنَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

عٍبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Download Khutbah Jumat Singkat Jumat Pertama di Bulan Syawal 1446 H klik disini.

DOWNLOAD

Tulisan sebelumnyaKhutbah Jumat: Setelah Ramadhan Pergi, Bagaimana Kita?
Tulisan berikutnyaHalalbihalal di Hari Kedua Syawal

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini