Beranda Warta

Literasi Bahasa Jawa SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang Diisi Penampilan Siswa dan Apresiasi Prestasi

Literasi Bahasa Jawa SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang Diisi Penampilan Siswa dan Apresiasi Prestasi
Literasi Bahasa Jawa SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang Diisi Penampilan Siswa dan Apresiasi Prestasi

AJIBARANG, nubanyumas.com – Kegiatan literasi di SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang diisi dengan penampilan literasi Bahasa Jawa sekaligus apresiasi terhadap siswa yang meraih prestasi, Kamis (10/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah siswa menampilkan berbagai cabang literasi Bahasa Jawa yang berkaitan dengan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Cabang yang ditampilkan meliputi ndagel, ndongeng, maca geguritan, nembang macapat, maca lan nulis aksara Jawa, sesorah, dan cerkak.

Nizar Alfarizki (9B) tampil dalam cabang ndagel. Sementara itu, Kirani Hanna Pramesti (7I) tampil dalam ndongeng, Edla Alyatul Husna (8B) dalam maca geguritan, dan Khalisa Naura (7A) dalam nembang macapat.

Bregas Mas Sawiji (8C) tampil dalam maca lan nulis aksara Jawa, Daliya Lulu (7C) dalam sesorah, serta Meisya (8E) dalam cerkak.

Dalam kesempatan tersebut, Nizar Alfarizki juga mendapat apresiasi atas prestasinya sebagai Juara 1 Ndagel Tingkat Sub Rayon 3.

Guru SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang, Fitri Khoerun Nisa, mengatakan siswa sekolah tersebut memiliki prestasi dalam berbagai bidang.

“Beragam prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa-siswi SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang memiliki potensi yang luar biasa, baik dalam bidang literasi, seni dan budaya, kepramukaan, maupun berbagai bidang kompetisi lainnya,” kata Fitri.

Selain prestasi dalam bidang Bahasa Jawa, tim SMP Ma’arif NU 1 Ajibarang meraih Juara 2 Tingkat Kabupaten dalam pembuatan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) pada bidang kepramukaan.

Tim tersebut terdiri atas Nizar Alfarizki (9B), Keenar Aish Al Mu’iza (8B), Kinara Azkiya Fauzi (8B), Aqila Inka Salsabila (8B), dan Helmi Rusydi (8D).

Prestasi lainnya diraih Gevin Al Hafizh (9G) yang memperoleh Medali Perunggu dalam event OSKANU mata pelajaran IPA tingkat provinsi.

Fitri mengatakan kegiatan literasi juga digunakan untuk mengajak siswa membaca, berbicara, menulis, dan berkarya serta mengenal budaya daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini, sekolah tidak hanya mengajak siswa untuk gemar membaca, berbicara, menulis, dan berkarya, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap budaya daerah serta membangun karakter percaya diri, kreatif, berani berprestasi, dan berbudaya,” ujarnya.

(Mei F/ H Ahyar)