PURWOKERTO, nubanyumas.com — Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyumas menggelar Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al Istiqomah, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwokerto Timur, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi putaran terakhir dari rangkaian Tarling yang sebelumnya telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali.
Ketua PCNU Banyumas Imam Hidayat mengingatkan pengurus MWC hingga ranting bahwa tugas utama pengurus NU adalah melayani umat.
“Pagar terakhir NU adalah jamaah dan ranting. Tugas utama pengurus adalah pelayan umat, sama seperti bupati yang melayani masyarakat kabupaten,” kata Imam Hidayat.
Ia menambahkan bahwa Tarling yang dilakukan PCNU Banyumas merupakan cara untuk mengontrol denyut nadi organisasi di setiap wilayah, termasuk di wilayah perkotaan.
“Tarling yang dilakukan PCNU Banyumas adalah cara mengontrol denyut nadi di setiap wilayah. Termasuk adanya Tarling NU dan Pemkab di Masjid Al Istiqomah Purwokerto Timur ini sebagai wujud nyata masih adanya denyut nadi NU,” ujarnya.
Ketua PCNU Banyumas juga menekankan pentingnya sinergi antara NU dan Pemerintah Kabupaten Banyumas. Ia berharap program kemandirian ekonomi umat terus ditingkatkan melalui kerja sama berbagai pihak.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyerahkan bantuan sebesar Rp 18 juta kepada takmir Masjid Al Istiqomah. NU Care LAZISNU PCNU Banyumas juga membagikan 50 paket sembako kepada jamaah.
“Alhamdulillah tarling penutupan, putaran terakhir bisa memberikan bantuan Rp 18 juta. Semoga bermanfaat. Itu saya hanya meneruskan dari Baznas, Bank Jateng, BPR BKK Purwokerto, PDAM dan lainnya,” kata Sadewo Tri Lastiono.
Ia menjelaskan bahwa Tarling di Masjid Al Istiqomah sebenarnya merupakan tambahan dari rangkaian yang telah selesai.
“Awalnya tujuh putaran Tarling sudah selesai, tetapi ada permintaan sekali lagi di Kebondalem Purwokerto Timur dan kebetulan bersamaan dengan kegiatan Tarling PCNU Banyumas,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Banyumas, Katib PCNU Banyumas Prof. Dr. H. Ridwan, perwakilan MWC NU, serta Ketua Baznas Banyumas Hj. Khasanatul Mufidah dan pimpinan lembaga lainnya.
Penulis: Djito el Fateh












