Beranda Pesantren

Pojok Literasi Santri Ponpes At-Taujieh Al Islamy 2 Andalusia, Ruang Baca yang Tumbuhkan Semangat Intelektual

Para santri putri Andalusia berfoto bersama Tim Gramedia Gor Purwokerto saat pameran Literasi di pesantren tersebut beberapa waktu lalu. (foto; istimewa)

BANYUMAS, nubanyumas.com – Gerakan literasi di Pondok Pesantren Putri At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia Banyumas terus menunjukkan perkembangan positif melalui program Pojok Literasi Santri. Ruang baca ini menjadi wadah pembinaan intelektual yang dirancang untuk menumbuhkan budaya membaca dan memperluas wawasan santri di lingkungan pesantren.

Program ini digagas oleh dua santri, Afro dan Khuriyah, yang melihat besarnya minat teman-teman mereka terhadap buku bacaan berkualitas. Keduanya kemudian berinisiatif menghadirkan ruang literasi bersama yang dapat diakses secara terstruktur dan berkelanjutan.

Afro menjelaskan, Pojok Literasi hadir sebagai ruang alternatif yang produktif bagi santri untuk mengisi waktu dengan kegiatan membaca. “Kami ingin teman-teman punya ruang yang nyaman untuk membaca dan berdiskusi. Alhamdulillah responsnya sangat baik dan antusiasme terus meningkat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Khuriyah. Menurutnya, literasi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan keluasan berpikir santri. “Membaca itu membuka cakrawala. Lewat Pojok Literasi, kami ingin membangun kebiasaan kecil yang dampaknya besar untuk masa depan,” katanya.

Program ini dimulai dari langkah sederhana, yakni iuran Rp2.000 setiap santri untuk pengadaan buku. Dana tersebut dimanfaatkan untuk membeli buku saat pameran serta melalui pemesanan kolektif agar koleksi awal dapat segera tersedia.

Selain itu, pengelola juga membuka kesempatan donasi buku dan dana dari berbagai pihak. Dukungan tersebut membuat koleksi Pojok Literasi terus bertambah, mencakup buku motivasi, pengetahuan umum, pengembangan diri, hingga literatur penunjang pembelajaran.

Seperti diketahui, Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia merupakan asuhan KH Zuhrul Anam Hisyam dan Ny Rodliyyah Ghorro’ MZ. Memiliki sekurangnya 3.000 santri yang mukim. Ada jenjang SMP, SMA, MA hingga Ma’had Aly dan juga Pendidikan Diniyyah Formal. Salah satu pesantren terbesar di Banyumas Raya.

Sejak resmi berjalan pada 2024, Pojok Literasi ada di bawah koordinasi Divisi Kesenian dan EO pondok, Pojok Literasi dibuka setiap hari selepas salat Isya hingga pukul 22.30 WIB, kecuali malam Jumat. Kehadirannya menjadi ruang yang dinantikan santri untuk membaca, berdiskusi, dan memperkaya wawasan.

Kini, setelah lebih dari satu tahun berjalan, Pojok Literasi tidak hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi bagian dari ekosistem keilmuan pesantren. Inisiatif Afro dan Khuriyah membuktikan bahwa gerakan kecil berbasis kepedulian dapat menghadirkan dampak nyata dalam membangun budaya literasi di kalangan santri.

editor : djito el fateh