Beranda Warta

UIN Saizu dan Puspenma Kemenag Teken Kerja Sama, Latih 60 Fasilitator Moderasi Beragama

PURWOKERTO, nubanyumas.com – UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama menandatangani kerja sama sekaligus menggelar Training of Trainers (ToT) Moderasi Beragama 2026. Kegiatan yang diikuti 60 peserta tersebut berlangsung di Aula Arimbi, Hotel Aston Purwokerto, Senin (26/10/2026) malam.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, bersama Kepala Puspenma Kemenag, Dr. Ruchman Basori. Kegiatan itu turut disaksikan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Saizu, Nugraha Stiawan, serta Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Prof. Supriyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Ruchman Basori menyampaikan materi tentang penguatan moderasi beragama melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pendanaan pendidikan. Ia menekankan pentingnya membangun aparatur Kementerian Agama yang memiliki pemahaman keagamaan sekaligus komitmen kebangsaan.

“SDM Kementerian Agama harus menjadi insan yang mencintai agama sekaligus mencintai negara. Keduanya harus berjalan beriringan dalam satu tarikan napas,” kata Ruchman.

Menurut Ruchman, peserta ToT tidak cukup hanya memahami konsep moderasi beragama, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk menyampaikan dan menerapkannya di lingkungan kerja maupun masyarakat. Peran fasilitator dinilai penting untuk memperkuat sikap saling menghormati, mencegah intoleransi, dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Ia juga menyoroti tantangan penyebaran intoleransi dan paham radikal melalui media sosial serta berbagai kanal digital. Karena itu, fasilitator moderasi beragama perlu menggunakan pendekatan komunikasi yang kreatif dan relevan, terutama untuk menjangkau generasi muda yang akrab dengan teknologi informasi.

Selain moderasi beragama, materi pelatihan mencakup pengembangan kompetensi melalui program pembiayaan pendidikan Kementerian Agama. Ruchman memperkenalkan sejumlah peluang beasiswa, termasuk program pendidikan non-gelar tahun 2026 yang menargetkan 3.674 penerima melalui sembilan kegiatan, serta Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).

Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama RI melalui Puspenma atas kerja sama yang terjalin. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia serta penguatan moderasi beragama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI, khususnya Puspenma, atas kepercayaan dan kerja sama yang diberikan kepada UIN Saizu. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pengembangan SDM serta penguatan moderasi beragama,” ujar Ridwan.

Melalui kerja sama ini, UIN Saizu dan Puspenma Kemenag diharapkan dapat memperkuat kapasitas peserta sebagai fasilitator yang mampu menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama secara tepat. Kolaborasi tersebut sekaligus menghubungkan pengembangan kompetensi SDM dengan upaya menjaga kerukunan dan memperkuat komitmen kebangsaan.