Soal Pembatalan Haji 2021, Jangan Menyalahkan Siapa-siapa…

98
pembatalan haji 2021
ilustrasi foto diambil dari ikhtisariislam.com

BANYUMAS, nubanyumas.com – Masih hangat polemik terkait dengan pembatalan jamaah haji 2021, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Akhsin Aedy Fanani memberikan pesan kepada masyarakat khususnya calon Jamaah Haji Indonesia dari Kabupaten Banyumas. Sesuai data tahun 2021 ini ada 1.146 calon jamaah haji dari Banyumas yang tertunda keberangkatannya.

“Yang namanya melaksanakan rukun Islam yang ke lima merupakan panggilan dari Alloh SWT. Calon jamaah haji adalah panggilan dari Alloh. Jadi meskipun telah ada wasilah dan menempuh teknis panjang, namun kita harus yakini ternyata jamaah haji Indonesia belum dipanggil oleh Alloh,” jelasnya.

Terkait dengan pembatalan pemberangkatan jamaah haji inilah, ia berpesan kepada calon jamaah haji khususnya dari Banyumas untuk tetap sabar, tawakal, ikhlas dan menerima ketentuan dari Alloh meski melalui proses panjang.

“Bahwa ketidakberangkatan adalah merupakan belum adanya panggilan dari Alloh. Arridlo bilqodlo, ridlo menerima ketetapan Alloh,” sambungnya.

Persiapan Haji

Terkait dengan itulah, dia meminta kepada calon jamaah haji untuk tetap mengikuti manasik haji dan persiapan haji lainnya. Hal ini penting agar tahun 2022 ke depan ada jatah pemberangkatan haji, maka calon jemaah haji telah matang.

“Jangan menyalahkan siapa-siapa. Pemerintah sudah maksimal untuk berangkat haji. Apalagi selain hak prerogatif Arab Saudi dan harus sama-sama meyakini (pembatalan ibadah haji 2021) merupakan ketentuan terbaik dari Alloh,” ujarnya.

Baca juga : Mbah Hasyim Pernah Larang Ibadah Haji

Seperti diketahui, sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 660 tahun 2021 terkait dengan pembatalan jamaah haji dari Indonesia pada penyelenggaraan haji 2021 masehi/ 1442 hijriyah antara lain disebabkan antara lain hak prerogatif dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebagaimana berlaku bagi negara di Asia Tenggara yang lainnya. Meskipun pemerintah Indonesia melalui menteri, DPR, duta besar dan lainnya telah melakukan lobi panjang terkait permohononan kuota pemberangkatan haji tersebut.

Meski tak jadi berangkat, dia berharap para calon jamaah haji untuk tetap menjaga kesehatan. Calon jamaah haji harus tetap menerapkan protokol kesehatan di lingkungan rumah, kerja dan sebagainya. Hal ini penting agar calon jamaah haji bisa tetap mempersiapkan pemberangkatan haji di tahun 2022 mendatang. Semoga.

Penulis: Susanto

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.