PCNU Banyumas Turba ke Rawalo–Jatilawang, Perkuat Konsolidasi dan Kinerja Ranting NU

Rawalo, nubanyumas.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas menggelar turun ke bawah (turba) ke wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rawalo dan Jatilawang. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor MWCNU Rawalo dan dihadiri langsung Ketua PCNU Banyumas H. Imam Hidayat, didampingi Sekretaris H. Saridin, Bendahara H. Trisno Hartowo, serta jajaran pengurus lainnya.

Turba tersebut menjadi forum konsolidasi sekaligus evaluasi organisasi di tingkat MWC dan ranting. Dalam pertemuan itu, masing-masing MWC menyampaikan laporan program kerja, capaian, serta sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait keaktifan ranting. Kegiatan tanggal 31 Desember kemarin ini adalah rangkaian se Banyumas yang dijadwalkan sampai Januari 2026.

MWCNU Jatilawang melaporkan bahwa rakor MWC dari ranting ke ranting dilaksanakan rutin setiap bulan pada minggu ketiga. Selain itu, penarikan LAZISNU dilakukan setiap Sabtu ketiga, serta keikutsertaan aktif dalam pengajian Muslimat NU tingkat MWC dan ranting terus diupayakan sebagai penguatan basis jam’iyah.

Selain program rutin, MWCNU Jatilawang juga memaparkan sejumlah rencana strategis, antara lain pembinaan bagi ranting yang kurang aktif, pembangunan mushala dan dapur MWC, perencanaan gedung sekretariat MWC, hingga wacana seragam batik NU terbaru. Pengkaderan badan otonom NU, mulai dari IPNU-IPPNU, Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat, hingga Rijalul Ansor, serta operasional ambulans juga terus berjalan.

Sementara itu, MWCNU Rawalo menyampaikan bahwa rakor ranting dilaksanakan setiap bulan pada minggu keempat. Fokus utama Rawalo saat ini adalah pembinaan ranting yang kurang aktif serta peningkatan partisipasi pengurus ranting NU yang dinilai masih perlu diperkuat.

Sekretaris PCNU Banyumas H. Saridin menegaskan bahwa turba menjadi sarana penting untuk membaca kondisi riil organisasi di tingkat bawah. “Turba ini bukan sekadar kunjungan, tetapi ruang dialog untuk mencari solusi bersama agar ranting dan MWC semakin hidup dan produktif,” ujarnya.

Ketua PCNU Banyumas H. Imam Hidayat mengapresiasi keterbukaan MWC Rawalo dan Jatilawang dalam menyampaikan program maupun kendala. Menurutnya, keaktifan ranting adalah kunci kekuatan NU. “PCNU mendorong pembinaan yang berkelanjutan agar seluruh struktur NU bergerak seirama dan saling menguatkan,” tegasnya.

Melalui kegiatan turba ini, PCNU Banyumas berharap konsolidasi organisasi semakin solid, partisipasi pengurus meningkat, serta program-program NU di tingkat MWC dan ranting dapat berjalan lebih optimal demi khidmah jam’iyah dan kemaslahatan umat.

editor ; ahyar