Banyumas, nubanyumas.com – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat NU Kabupaten Banyumas tahun 2026 diharapkan berlangsung secara bermartabat, sejuk, dan penuh semangat persaudaraan antarkader. Harapan tersebut disampaikan Ketua Panitia Konfercab, Hj. Rofingah, menjelang pelaksanaan forum organisasi tersebut.
Konfercab Muslimat NU Banyumas dijadwalkan berlangsung pada Ahad Kliwon, 7 Juni 2026 di Gedung Muslimat NU Kauman Lama, Purwokerto. Forum lima tahunan itu akan membahas sejumlah agenda strategis organisasi, mulai dari laporan pertanggungjawaban kepengurusan, pembahasan keorganisasian, penyusunan program kerja, rekomendasi organisasi, hingga pemilihan ketua cabang untuk masa khidmat berikutnya.
Peserta yang akan hadir terdiri dari jajaran pengurus cabang, 21 Pimpinan Anak Cabang (PAC), serta ratusan pengurus ranting se-Kabupaten Banyumas. Tercatat sedikitnya terdapat 278 ranting Muslimat NU yang menjadi bagian penting dalam proses konferensi tersebut.
Hj. Rofingah menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar forum pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi dan penguatan ukhuwah antarkader Muslimat NU di Banyumas. Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat menjaga suasana tetap kondusif selama tahapan konferensi berlangsung.
“Kami berharap Konfercab ini berjalan dengan penuh martabat, menjaga kondusivitas organisasi, dan tetap mengedepankan nilai-nilai akhlakul karimah. Semua kader Muslimat NU adalah keluarga besar yang memiliki tujuan sama untuk kemajuan organisasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para kader agar tidak mudah terpancing isu-isu yang tidak perlu, terutama informasi yang berpotensi memecah belah organisasi. Menurutnya, dinamika menjelang konferensi merupakan hal wajar, namun harus disikapi secara dewasa dan bijaksana.
“Kalau ada kader yang ingin berkompetisi, silakan berkompetisi secara sehat. Jangan sampai ada fitnah, saling menjatuhkan, atau menciptakan suasana yang tidak baik di internal organisasi,” katanya.
Menurut Hj. Rofingah, setiap kader Muslimat NU tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena itu, proses konferensi harus dijadikan ruang musyawarah yang menjunjung etika organisasi dan nilai persaudaraan, bukan sekadar arena kontestasi.
Melalui pelaksanaan Konfercab 2026 ini, Muslimat NU Banyumas diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah sekaligus memperkuat soliditas organisasi perempuan Nahdlatul Ulama di Banyumas agar semakin aktif berkontribusi dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.












