Khutbah Idul Fitri 2026: Merawat Fitrah dengan Membuka Pintu Maaf. Hari Raya Idul Fitri 2026 menjadi momen yang dinanti untuk merayakan kemenangan sejati. Setelah sebulan penuh digembleng dalam madrasah Ramadhan, kini saatnya kita membuktikan fitrah kebaikan tersebut di dunia nyata. Menyambut hari mulia ini, redaksi menyajikan teks khutbah Idul Fitri bertema “Merawat Fitrah dengan Membuka Pintu Maaf” yang sangat relevan untuk dibawakan di hadapan jamaah sholat Id.
Ditulis oleh Muhammad Shodiq Ma’mun, S.Sos, naskah khutbah Idul Fitri bernuansa khas NU ini menekankan pentingnya halal bihalal dan merawat silaturahmi. Susunannya yang rapi, padat, dan menyentuh hati menjadikannya referensi yang pas untuk para khatib, baik di masjid maupun lapangan. Silakan jadikan teks ini sebagai panduan untuk menyempurnakan ibadah kita pasca-Ramadhan.
Khutbah Idul Fitri 2026: Merawat Fitrah dengan Membuka Pintu Maaf
Oleh: Muhammad Shodiq Ma’mun, S.Sos
Khutbah I
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ × ٩ اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا , وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا , وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا , لَاإِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ , صَدَقَ وَعْدَهُ , وَنَصَرَ عَبْدَهُ , وَأَعَزَّ جُنْدَهُ , وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ , لَاإِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ , اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ . اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي جَعَلَ الصَّوْمَ حِصْنًا لِأَوْلِيَائِهِ وَجُنَّةً , وَجَعَلَ عِيْدَ الْفِطْرِ ضِيَافَةً وَمِنَّةً , أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ . أَمَّا بَعْدُ : فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ, اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ , وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمٌ عَظِيْمٌ وَعِيْدٌ كَرِيْمٌ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ، فَهُوَ يَوْمُ تَسْبِيْحٍ وَتَحْمِيْدٍ وَتَهْلِيْلٍ وَتَعْظِيْمٍ وَتَمْجِيْدٍ , فَسَبِّحُوْا رَبَّكُمْ وَعَظِّمُوْهُ وَتُوْبُوْا إِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ .
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Wa lillahil hamd.
Hadirin, jamaah sholat Id rahimakumullah…
Di pagi yang cerah ini, kita dipertemukan dalam kebahagiaan Idul Fitri, nikmat suci yang Allah SWT karuniakan setahun sekali. Hati kita bergembira, sekaligus basah oleh haru syukur. Dengan ikhlas dan penuh harap, marilah kita panjatkan do’a:
جَعَلَنَا اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ – كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ – اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ وَالْمَغْفِرَةِ
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Wa lillahil hamd.
Hadirin jamaah sholat Id, rahimakumullah…
Di tengah kebahagiaan hari raya ini, marilah kita tingkatkan taqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala—dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Idul Fitri adalah nikmat agung bagi umat Islam. Syukurilah dengan ketaatan sungguh-sungguh, serta puji syukur karena telah menunaikan puasa Ramadhan.
Mudah-mudahan puasa kita diterima Allah SWT, menjadi amal sholeh yang melebur dosa-dosa. Sempurnakan hari ini dengan istihlal—halal bihalal bersama keluarga, kerabat, sanak saudara, dan teman—agar membersihkan diri dari kesalahan terhadap sesama (haqqul adami).
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ ۖ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.” (QS. Al-Hujurat: 10)
Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa berbuat zalim terhadap kehormatan saudaranya atau mengambil haknya, hendaklah meminta maaf dan kehalalan (di dunia) sebelum hari di mana dinar dan dirham tak berguna lagi. Jika tidak, amal sholehnya diambil sebanding kezalimannya; jika tak bersisa, maka keburukannya dipindah kepadanya.”
Di sinilah urgensi halal bihalal, saling memaafkan, dan silaturahim—yang membawa ganjaran istimewa seperti panjang umur serta rezeki yang melimpah.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ الْبِرَّ وَصِلَةَ الْأَرْحَامِ لَيُطِيلَانِ الْأَعْمَارَ , وَيُعْمِرَانِ الْدِّيَارَ , وَيُكثِرَانِ الْأَمْوَالَ وَلَوْ كَانَ الْقَوْمُ فُجَّارًا
“Sesungguhnya berbuat baik dan menyambung silaturahmi akan memanjangkan umur, memakmurkan rumah, dan melipatgandakan harta, meskipun kaum tersebut adalah orang-orang fasiq.”
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Wa lillahil hamd.
Hadirin jamaah sholat Id, rahimakumullah…
Di hari raya ini, kita dapat dua kenikmatan agung: duniawi dan ukhrawi. Kenikmatan duniawi berupa kecukupan sandang, pangan, papan. Sementara ukhrawi adalah ampunan Allah atas amalan Ramadhan dan saling maaf-memaafan hari ini.
Memberi maaf adalah akhlak mulia dalam Islam. Keutamaannya tidak kalah tinggi dari meminta maaf. Sifat ini menunjukan karakter keindahan, kekuatan, dan kerendahan hati seseorang adalah memaafkan kesalahan orang lain. Dengan memaafkan dan tidak memendam rasa, seseorang akan mendapatkan ketenangan jiwa sebagai buah proses pendewasaan hati dalam menghadapi segala macam kondisi buruk yang ada di hadapannya.
Imam As-Suyuthi mengatakan bahwa setiap ajaran Islam yang tertuang dalam teks suci Al-Qur’an dan hadits mengandung kemaslahatan, meliputi agama, keturunan, jiwa, akal, harta, baik kemaslahatan dunia maupun akhirat.
Kanjeng Nabi Muhammad SAW bersabda:
أَسْرَعُ الْخَيْرِ ثَوَابًا الْبِرُّ وَصِلَةُ الرَّحِمِ وَأَسْرَعُ الشَّرِّ عُقُوبَةً الْبَغْىُ وَقَطِيعَةُ الرَّحِمِ
“Kebaikan yang lebih cepat pahalanya adalah berbakti pada orang tua dan menyambung silaturahmi. Kejahatan yang paling cepat siksaannya ialah kezaliman dan memutus silaturahmi.” (HR. Ibnu Majah)
Sebagaimana janji Rasulullah SAW, fitrah yang suci pasca-Ramadhan akan sia-sia jika tidak diwujudkan dalam kebaikan nyata. Bayangkan: silaturahmi kepada ibu yang sudah lanjut usia, kunjungan kepada saudara yang lama terputus—itulah pintu tercepat pahala mengalir. Sebaliknya, dendam dan permusuhan akan mendatangkan azab dunia lebih cepat daripada yang kita kira. Hari ini, mari buktikan kemenangan sejati dengan mengambil langkah pertama menuju keluarga dan tetangga kita.
Marilah kita manfaatkan hari kemenangan ini dengan saling memaafkan, berbuat baik kepada kedua orang tua, keluarga, dan semua manusia dengan terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga Allah menjadikan kita semua sebagai hamba-hamba yang selalu dimuliakan dan dimanjakan dengan rahmat-Nya, Amin Ya Rabbal ‘Alamin.
جَعَلَنَا اللهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ، وَأَدْخَلَنَا وَإِيَّاكُمْ فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ . إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ . وَقَدْ قَالَ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ : قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى . وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ.
Khutbah II
اللهُ أَكْبَرُ × ٧ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ. هُوَ اللهُ أَكْبَرُ. اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَقَّ حَمْدِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ عَبْدِهِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْوَفِيُّ بِعَهْدِهِ. اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ. وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ تَعَالَى أَمَرَكُمْ أَمْرًا عَمِيْمًا. فَقَالَ جَلَّ جَلَالُهُ عَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ. وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ. وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. وَارْحَمْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ. اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَقُضَاتَنَا وَعُلَمَاءَنَا وَفُقَهَاءَنَا وَمَشَايِخَنَا وَمُعَلِّمِيْنَا صَلَاحًا تَامًّا وَهُدَاةَالْمُهْتَدِينَ. اَللّٰهُمَّ أَهْلِكْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ. وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ. وَفُكَّ أَسْرَ الْمَأْسُوْرِيْنَ. وَفَرِّجْ عَنِ الْمَكْرُوْبِيْنَ. وَاكْتُبِ السَّلَامَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْمُسْلِمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ. إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ. وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُفٌ رَحِيْمٌ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
اللهُ أَكْبَرُ, اللهُ أَكْبَرُ, اللهُ أَكْبَرُ, وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.
Klik ikon printer di bawah teks ini untuk mencetak atau download naskah khutbah nya.
BACA JUGA: Naskah khutbah lainnya di kolom KHUTBAH.











