Juranlis Muda Lahir dari MA Miftahul Huda

Pelatihan Jurnalistik di MA Miftahul Huda Pesawahan Sabtu,(26/11/2022)

RAWALO, nubanyumas.com – Angin berhembus pelan menerobos pematang, pecah menabrak dinding sekolah. Langit tampak gelap, gerimis lalu menyusul, jatuh menjadi titik-titik kecil di pelataran Madrasah Aliyah yang letaknya tepat di pinggir sawah.

Dari dalam salah satu ruang kelas, gelak tawa lirih sayup-sayup terdengar dari lima belas siswi yang masih asyik belajar. Mereka adalah siswa-siswi pilihan yang tergabung dalam kelompok Jurnalis MA Miftahul Huda Pesawahan.

Sore itu mereka sengaja tak pulang lebih awal, meskipun jam belajar di sekolah sudah habis. Namun, mereka tetap bertahan untuk mengikuti pelatihan jurnalistik yang diadakan untuk para jurnalis sekolah.

Sekolah MA Miftahul Huda memang memiliki program ekstra khusus jurnalistik, untuk menyalurkan batak siswa-siswinya di bidang jurnalistik lewat kelompok Jurnalis MA Miftahul Huda.

Selain tentunya program keagamaan, seperti penguasaan kitab kuning, tahfidzul quran dan lain-lain yang tetap jadi fokus utama pengajaran Madrasah Aliyah berbasis pesantren ini.

“Pelatihan ini merupakan sebuah ikhitiar untuk melahirkan jurnalis muda yang pandai menulis berita dari MA Miftahul Huda,” kata Rusman, pembina Jurnalis MA Mida saat membuka acara pelatihan Sabtu,(26/11/2022) sore.

Baca Juga : MA MIDA Pesawahan Berbenah Diri Menjadi MA PK

Rusman berharap, melalui pelatihan jurnalistik ini siwa-siswi MA Miftahul Huda yang tergabung dalam kelompok jurnalistik MA Mida dapat memiliki kemampuan menulis berita yang baik.

“Sehingga setiap kegiatan yang ada di sekolah maupun di pesantren bisa bisa seluruhnya tercover pemberitaannya,” tegas Rusman.

Tak hanya itu, Rusman juga berharap jika para siswa-siswi sudah memiliki kemampuan jurnalistik atau menulis berita dengan baik, maka secara otomatis media madrasah akan lebih mudah untuk berkembang.

Tujuan utama dari pelatihan ini selain untuk melahirkan para jurnalis muda dari MA Miftahul Huda, juga untuk menghidupkan media madrasah agar bisa ikut berkiprah mempromosikan sekolah.

“Melalui tangan-tangan jurnalis muda MA Miftahul Huda, semoga media madrasah bisa terus berkembang, memberikan manfaat dan maslahat untuk umat,” pungkas Rusman.

Diketahui, proses pelatihan diawali dengan pemaparan materi dasar penulisan berita, kemudian tanya jawab dan praktik langsung menulis berita kegiatan yang sedang mereka lakukan.

 

Penulis : Jurnalis MA Mida Pesawahan

Tulisan sebelumnyaTok! Konfercab NU Banyumas, Digelar Desember di Ponpes Mamba’ul Ushulil Hikmah Bakung
Tulisan berikutnyaKolaborasi di Tubuh NU, Membuka Ruang Komunikasi Nontransaksional

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini