Fatayat NU Banyumas Gaungkan Gerakan Anti-Bullying dan Kekerasan Anak dalam Pengajian Ahad Manis

 

BANYUMAS, nubanyumas.com – PC Fatayat NU Banyumas menegaskan komitmennya terhadap isu perlindungan perempuan dan anak melalui Pengajian Ahad Manis yang digelar di Aula Kelurahan Purwokerto Wetan, Ahad (30/11/2025). Momentum ini tidak hanya menjadi ajang penguatan organisasi, tetapi juga ruang kampanye anti-bullying dan anti-kekerasan terhadap anak di lingkungan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 00.30 hingga 12.00 WIB itu diawali dengan pelantikan Pimpinan Ranting Fatayat NU se-PAC Purwokerto Timur. Acara dihadiri jajaran Fatayat, tokoh NU, perangkat wilayah, dan ratusan kader perempuan muda dari berbagai kecamatan di Banyumas.

Ketua Panitia, Erla Mahmudah, M.Si, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen berhidmah di Fatayat NU.

Pelantikan ini adalah ikrar perjuangan. Setiap tetes keringat dan waktu yang kita korbankan untuk Fatayat insyaallah menjadi berkah bagi kehidupan kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus ranting untuk menjadikan Fatayat sebagai ruang pengabdian yang menebarkan manfaat dan memperkuat sinergi dengan struktur NU hingga tingkat ranting.

Ketua PC Fatayat NU Banyumas, Tati Irawati, A.Md, menyampaikan apresiasi atas antusiasme kader Fatayat dan para tamu undangan. Ia menegaskan pentingnya posisi perempuan muda NU dalam menghadapi isu sosial, terutama kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kita harus menjadi kader NU yang kekinian tapi tetap menjaga ke-NU-an. Mari berorganisasi dengan bahagia dan menjadikan Fatayat sebagai ruang pertumbuhan diri,” katanya.

Dalam paparannya, Tati menekankan bahwa Fatayat harus hadir sebagai garda perlindungan bagi perempuan dan anak. Ia menyinggung maraknya kekerasan, bullying, hingga fenomena nikah siri online yang merugikan perempuan.

Fatayat, menurutnya, harus aktif melakukan edukasi dan advokasi agar kasus-kasus tersebut dapat diminimalisir melalui kesadaran kolektif di tingkat keluarga dan masyarakat.

Selain menggaungkan gerakan anti-bullying, Tati juga menghimbau seluruh kader untuk melakukan aksi menanam serentak di seluruh Banyumas sebagai kontribusi lingkungan. Ia menambahkan bahwa PC Fatayat NU telah berkoordinasi dengan PCNU Banyumas untuk membuka donasi bagi warga terdampak musibah di wilayah setempat.

Camat Purwokerto Timur, Oka Yudhistira Pranayudha, S.STP, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan dan pelantikan pengurus ranting. Ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

Pengajian Ahad Manis kemudian ditutup dengan mauidhah hasanah oleh H. Muhammad Ridwan Musta’in, yang menekankan pentingnya menjaga hati, menghindari sifat buruk seperti bakhil, serta memperbaiki ibadah sebagai fondasi kehidupan. Pengajian ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan spiritual bagi seluruh kader Fatayat NU Banyumas.

Kontributor : Ety Wahyuningsih

Tulisan sebelumnyaTerkait Polemik PBNU, Ini Pernyataan Sikap Resmi PCNU Banyumas

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini