DPRD Banyumas Dukung Penguatan Literasi Digital di Pesantren

Anggota DPRD Banyumas, Rachmat Imanda.

PURWOKERTO, nubanyumas.com – Anggota Komisi IV DPRD Banyumas, Rachmat Imanda, menekankan pentingnya literasi digital bagi siswa dan santri di Kabupaten Banyumas. Pernyataan ini disampaikan mengingat Banyumas sebagai kota santri dengan lebih dari 200 pesantren, serta pentingnya literasi digital bagi generasi penerus bangsa.

“Banyumas ini dikenal sebagai kota santri. Dengan jumlah pesantren yang mencapai lebih dari 200, literasi digital menjadi sangat penting bagi para santri,” ungkap Rachmat Imanda saat ditemui di kantor DPRD Banyumas, Selasa (5/12/2024).

Imanda menambahkan, di era digital seperti saat ini, literasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. “Kemampuan untuk mengakses, memahami, dan menggunakan informasi secara bijak di dunia digital sangat penting bagi generasi muda, termasuk siswa dan santri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Imanda menyoroti pentingnya literasi digital bagi generasi Z dan milenial yang merupakan pengguna aktif media sosial. “Literasi digital akan membantu mereka terhindar dari dampak negatif media sosial seperti hoaks, cyberbullying, dan konten negatif lainnya,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini berharap Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banyumas dapat meningkatkan program literasi digital, khususnya di lingkungan sekolah dan pesantren. “Saya mendorong Dinkominfo untuk lebih massif dan terstruktur dalam melaksanakan program literasi digital di sekolah dan pesantren,” tegasnya.

Imanda menambahkan, program literasi digital harus dirancang secara menarik dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa dan santri. “Materi yang disampaikan harus relevan dengan kebutuhan mereka, misalnya tentang cara membedakan berita hoax dan valid, etika bermedia sosial, dan pemanfaatan media sosial untuk hal-hal positif,” ungkap Sekretaris DPC Gerindra Banyumas tersebut.

Dengan penguatan literasi digital, diharapkan siswa dan santri di Banyumas dapat menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, literasi digital juga diharapkan dapat mendorong mereka untuk lebih kreatif dan inovatif dalam berkarya dan mengembangkan potensi diri di era digital.

Tulisan sebelumnyaBikin Geger! Penipuan Catut Nama Gus dan Kiai di Banyumas, Makan Banyak Korban
Tulisan berikutnyaKetua KPU Banyumas : Pilkada Berjalan Aman, Lancar, dan Kondusif

TULIS KOMENTAR

Tuliskan komentar anda disini
Tuliskan nama anda disini