Beranda Warta

Hari Santri 2026, Muslimat NU Banyumas Salurkan Air Bersih dan Benahi Fasilitas Gedung Muslimat

Hari Santri 2026, Muslimat NU Banyumas Salurkan Air Bersih dan Benahi Fasilitas Gedung PCNU
Hari Santri 2026, Muslimat NU Banyumas Salurkan Air Bersih dan Benahi Fasilitas Gedung PCNU

BANYUMAS, nubanyumas.com – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Banyumas menyiapkan bantuan 120.000 liter air bersih atau setara 24 tangki untuk warga yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan diawali di Desa Sindang dan Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Senin (26/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Program tersebut didukung dana operasional sebesar Rp7.150.000 yang bersumber dari gotong royong pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Banyumas.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Banyumas, Dra. Hj. Suhartiningsih, mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk khidmah organisasi kepada masyarakat.

“Penyaluran air bersih ini kami niatkan sebagai wujud khidmah Muslimat NU di momentum Hari Santri. Dananya dari gotong royong pengurus, semoga manfaatnya dirasakan warga,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan air bersih, PC Muslimat NU Kabupaten Banyumas juga mulai membenahi fasilitas gedung PC Muslimat NU Kabupaten Banyumas. Pembenahan meliputi pemasangan papan nama PC Muslimat NU, penataan pintu gerbang, pengecatan, penataan halaman, serta perbaikan fasilitas gedung.

Suhartiningsih mengatakan pembenahan tersebut dilakukan untuk menunjang kenyamanan penggunaan gedung dalam kegiatan organisasi.

“Kami juga mulai berbenah di gedung PCNU agar ruang organisasi lebih nyaman dan representatif untuk menjalankan amanah jam’iyah,” katanya.

Di sisi lain, PC Muslimat NU Kabupaten Banyumas tetap melaksanakan pengajian rutin Ahad Kliwon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas organisasi dalam merawat tradisi keagamaan dan mempererat ukhuwah di antara pengurus serta anggota.

Suhartiningsih mengatakan peringatan Hari Santri Nasional perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perjuangan santri tidak berhenti pada peringatan, tetapi harus berlanjut dalam tindakan nyata,” tuturnya.

Penulis: Eva L. Kh.