Beranda Warta

Tembus 1,4 Juta, Inilah Detail Sebaran Pemilih di Kabupaten Banyumas pada Triwulan I 2026

PURWOKERTO, nubanyumas.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas secara resmi menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka, total pemilih di Kabupaten Banyumas kini mencapai 1.433.372 jiwa, Kamis (2/4/2026).

Jumlah pemilih yang menembus angka 1,4 juta tersebut tersebar di 27 kecamatan dan 331 desa/kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas. Secara rinci, komposisi pemilih terdiri dari 716.687 laki-laki dan 716.685 perempuan.

Ketua KPU Banyumas, Rofingatun Khasanah, menjelaskan bahwa penetapan ini merupakan bagian dari upaya memelihara data pemilih secara berkelanjutan sesuai amanat Undang-Undang Pemilu. Data tersebut terus bergerak mengikuti dinamika kependudukan yang ada di masyarakat.

“Dinamika data pemilih selalu dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari adanya pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat, pindah domisili, hingga perubahan elemen data kependudukan,” jelas Rofingatun.

Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Banyumas, Yasum Surya Mentari, merinci bahwa selama triwulan pertama tahun 2026, tercatat ada 12.911 pemilih baru. Di sisi lain, terdapat 10.273 pemilih yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) serta 9.252 pemilih yang melakukan perbaikan elemen data.

“Proses pemutakhiran data pemilih ini merupakan upaya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas data agar tidak ada satupun warga yang kehilangan hak pilihnya,” tegas Surya.

KPU Banyumas juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan perubahan status kependudukan, seperti pemilih yang meninggal dunia, pindah domisili, atau perubahan status menjadi anggota TNI/Polri melalui kanal resmi bit.ly/LaporPDPB_Banyumas.

Rapat pleno terbuka ini dihadiri oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Banyumas, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan partai politik, serta para pemantau pemilu untuk memastikan validitas hasil rekapitulasi.

Editor: Djito el fateh