KEDUNGBANTENG, nubanyumas.com — Wakil Rais Syuriah MWC NU Kedungbanteng, Gus Muchammad Abdul Hamid, menjelaskan empat ciri orang bertakwa berdasarkan Surat Ali Imran ayat 133-134 dalam tausiyah di aula MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026).
Pesan tersebut disampaikan ini di hadapan ratusan guru madrasah dan Raudlatul Atfal (RA). Empat ciri tersebut meliputi dermawan di segala kondisi, mampu menahan amarah, berlapang dada memaafkan kesalahan orang lain, serta senantiasa berbuat kebajikan kepada siapa pun.
“Empat ciri tersebut bukan sekadar teori karena Al-Qur’an secara tegas menyebutkannya sebagai karakter orang yang benar-benar bertakwa,” ujar Gus Hamid dalam acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) dan Ikatan Guru Raudlatul Atfal (IGRA).
Dalam tausiyahnya, Gus Hamid juga mengutip Hadis Riwayat Imam Bukhari nomor 2449 mengenai pentingnya menyelesaikan urusan antarmanusia sesegera mungkin.
“Jangan menunggu hari di mana dinar dan dirham tidak lagi berlaku. Segeralah meminta maaf agar pahala amal kita tidak habis diambil alih oleh orang yang kita zalimi,” tutur Gus Hamid.
Ketua KKMI, Solekhan, menyatakan bahwa silaturahmi antar-pengelola pendidikan memiliki pengaruh terhadap kekuatan pendidikan Islam di bawah naungan Ma’arif NU.
“Momentum halal bihalal seperti ini menjadi penting untuk menjaga soliditas antarguru madrasah dan RA,” kata Solekhan.
Rangkaian acara ini diikuti oleh guru madrasah dan RA dari dua kecamatan, yakni Kedungbanteng dan Baturraden. Kegiatan juga diisi dengan pembacaan Ikrar Silaturahmi yang dipimpin Hj. Siti Asiyah dan diikuti oleh seluruh hadirin sebagai tanda saling memaafkan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda pascalebaran untuk mempertemukan jajaran tenaga pendidik di lingkungan Ma’arif NU wilayah tersebut.
Penulis: Ma’mun Muanas
Editor: H Ahyar












