JATILAWANG, nubanyumas.com – Sholat Idul Fitri 1447 H di Kecamatan Jatilawang tahun ini akan digelar di 55 titik yang tersebar di 13 desa. Bukan hanya di masjid dan mushola, sejumlah pondok pesantren dan fasilitas umum juga disiapkan untuk menampung jamaah.
Sekretaris MWC NU Jatilawang, Edi Antoro, menjelaskan bahwa data ini dihimpun dari laporan seluruh ranting menjelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026).
“Kami sudah mendata seluruh titik pelaksanaan sholat Id dari 13 ranting di Kecamatan Jatilawang. Totalnya ada 55 titik, itu baru yang berbasis masjid, mushola, dan pesantren. Di lapangan kemungkinan masih ada yang belum terdata,” kata Edi Antoro.
Desa Tunjung Kidul menjadi wilayah dengan titik terbanyak: 14 lokasi, termasuk Halaman Korwilcam Dindik Jatilawang dan dua mushola. Tinggarjaya menyusul dengan 8 titik yang mencakup Pondok Pesantren Al Falah Mangunsari dan Roudlotul Huda. Pekuncen menyiapkan 6 titik, Kedungwringin 6 titik, Adisara dan Gentawangi masing-masing 5 titik.
Di Gentawangi, Lapangan Bumi Kencana milik desa turut digunakan untuk menampung jamaah dalam jumlah besar. Sementara Bantar menyiapkan 3 titik termasuk Pondok Pesantren Roudlotul Sangadah. Rau dan Gunungwetan masing-masing 2 titik, serta Tunjung Lor, Margasana, Karanganyar, dan Karanglewas masing-masing 1 titik.
Wakil Sekretaris PCNU Banyumas, Rujito, mencatat kekhasan Jatilawang sebagai basis pesantren turut mewarnai pelaksanaan sholat Idul Fitri/
“Beberapa pondok pesantren di Jatilawang seperti Al Falah, Roudlotul Huda, dan Roudlotul Sangadah juga menjadi pusat pelaksanaan sholat Id bagi santri dan warga sekitar. Ini menunjukkan kuatnya peran pesantren di wilayah Jatilawang,” tegas Rujito.












