Beranda Warta Regional

PW LWPNU Jateng Konsolidasikan Pengelolaan Wakaf NU di Banyumas Raya

PURWOKERTO, nubanyumas.com – Pengurus Wilayah Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (PW LWPNU) Jawa Tengah melakukan kunjungan silaturahim dan koordinasi dengan PC LWPNU Banyumas Raya pada Sabtu (7/2/2026). Kegiatan yang meliputi PC LWPNU Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap itu digelar di Aula Al A’la PCNU Banyumas sebagai upaya penguatan tata kelola wakaf NU di tingkat daerah.

Rombongan PW LWPNU Jawa Tengah dipimpin Ketua PW LWPNU Jateng KH Idris. Turut hadir dalam agenda tersebut KH Munir dari LWP PBNU serta Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah Prof. Dr. H. Hasyim Muhammad, M.Ag, bersama jajaran pengurus wilayah dan cabang terkait.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Ketua dan Sekretaris PCNU Banyumas, serta pengurus LWP NU dari tiga kabupaten di wilayah Banyumas Raya. Pertemuan difokuskan pada koordinasi kelembagaan, evaluasi program, serta penguatan komitmen pengelolaan wakaf NU secara profesional dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, KH Munir menekankan pentingnya keseriusan pengurus NU dalam mengelola wakaf, khususnya wakaf produktif. “Pengelolaan wakaf yang profesional adalah kunci untuk menyelamatkan aset-aset NU sekaligus mendorong kemandirian organisasi di masa depan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Prof. Dr. H. Hasyim Muhammad, M.Ag mengajak seluruh jajaran NU untuk fokus dan konsisten dalam pengurusan wakaf. Ia mengapresiasi peningkatan sertifikasi tanah wakaf dalam lima tahun terakhir sebagai indikator tata kelola organisasi yang semakin tertib dan akuntabel.

“Capaian sertifikasi wakaf ini patut dibanggakan karena menunjukkan keseriusan NU dalam menjaga aset, sekaligus mencegah persoalan hukum dan gugatan di kemudian hari,” kata Prof. Hasyim dalam forum tersebut.

Sementara itu, Ketua PCNU Banyumas Drs. H. Imam Hidayat menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pendampingan dari PW LWPNU Jawa Tengah dan LWP PBNU. Menurutnya, silaturahim ini menjadi penguat semangat bagi pengurus PCNU dan LWP NU Banyumas Raya dalam mengelola wakaf secara lebih tertib dan produktif.

“Silaturahim dan koordinasi ini menjadi penyemangat sekaligus penyempurna ikhtiar kami dalam mengelola wakaf NU. Pendampingan dari wilayah dan pusat sangat berarti bagi penguatan kelembagaan di daerah,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana gayeng dan penuh keakraban, diisi dialog serta diskusi penguatan kelembagaan wakaf NU. Pertemuan ditutup menjelang tengah malam dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalisme pengelolaan wakaf demi kemaslahatan umat dan kemandirian Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Penulis : H. Saridin