AJIBARANG, nubanyumas.com – Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Tinggarjaya Jatilawang, KH Ahmad Sobri, menyebutkan bahwa para santri yang tengah belajar ngaji atau menimba ilmu agama di madin, TPQ, atau pesantren memiliki kedudukan yang sangat mulia.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Haflah Akhirussanah Madin dan TPQ Islahul Falah Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Rabu (4/2/2026) sore.
“Orang yang sedang belajar, sedang mengaji, di madin, TPQ, atau pondok pesantren itu sejatinya sedang menjadi kekasih Allah SWT,” tegas Kiai Sobri.
Kemudian dalam tausiyahnya, Kiai Sobri juga menekankan pentingnya mensyukuri nikmat iman, Islam, aman, dan nikmat sehat. Ia juga menyoroti nikmat kecukupan yang terlihat dari kemeriahan prosesi khataman hari ini.
“Anak-anak yang khataman pakai seragam semua, itu nikmat cukup dari Allah. Begitu juga nikmat sehat yang dirasakan semua yang hadir sore ini,” tambahnya.
KH Ahmad Sobri memaparkan tiga amal perbuatan yang sangat mulia dalam kehidupan manusia di dunia. Pertama adalah perbuatan mencari ilmu, kedua adalah berjuang di jalan Allah, dan ketiga adalah mencari rezeki yang halal. Menurutnya, ketiga pilar ini harus dijalankan secara beriringan.
“Para guru ngaji itu mereka sedang berjuang, berjuang untuk menjaga ilmunya Gusti Allah,” jelasnya.
Sebelum acara dimulai, kegiatan diisi dengan berbagai penampilan dari para santri serta pembagian sertifikat khataman. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, wali santri, dan warga masyarakat setempat.
editor: ahyar













