Beranda Warta

Tinjau Gedung Baru KUA Ajibarang, Kakanwil Kemenag Jateng Tekankan Tertib Arsip dan Pelayanan Prima

Tinjau Gedung Baru KUA Ajibarang, Kakanwil Kemenag Jateng Tekankan Tertib Arsip dan Pelayanan Prima
Tinjau Gedung Baru KUA Ajibarang, Kakanwil Kemenag Jateng Tekankan Tertib Arsip dan Pelayanan Prima

AJIBARANG, nubanyumas.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Urusan Agama (KUA) Ajibarang pada Selasa (6/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas gedung baru serta memberikan arahan strategis bagi aparatur Kemenag di wilayah Banyumas.

​Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asadduddin, yang ikut menyambut hadir dalam forum tersebut menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kakanwil Kemenag Jateng beserta rombongannya tersebut.

Ia menegaskan bahwa KUA saat ini harus berevolusi menjadi pusat layanan yang inklusif bagi semua elemen masyarakat.

​”Terima kasih atas kunjungannya ke Banyumas. Kami ingin merubah citra KUA di Banyumas menjadi lebih baik lagi. KUA bukan lagi sekadar ‘Kantor Urusan Agama’, tapi ‘Kantor Semua Agama. Ke depan, kami siapkan konsep Kafe Moderasi Beragama sebagai ruang komunikasi warga,” kata Ibnu Asadduddin.

Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, menekankan bahwa KUA adalah garda terdepan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia meminta petugas KUA untuk memberikan layanan yang tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat hukum

​”Layanan nikah dan rujuk (NR) harus sesuai Undang-Undang. Saya ingin pencatatan nikah benar-benar clear, tidak ada yang cacat administrasi atau bermasalah. Jangan ada rekayasa, semua harus sesuai fakta lapangan,” tegas Saiful Mujab.

​Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan arsip dokumen negara. Menurutnya, arsip KUA adalah dokumen hidup yang harus dijaga dan ditata rapi, pengarsipan bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital.

​Saiful Mujab juga meminta KUA tidak hanya fokus pada urusan pernikahan saja, tetapi juga aktif menjalin koordinasi lintas sektoral, terutama dengan Pemerintah Kecamatan dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) keagamaan.

​”KUA akan lebih efektif jika memiliki peta keagamaan yang jelas. Potensi agama seperti jumlah masjid, mushola, hingga profil tokoh agama harus teridentifikasi dengan baik. Jika peta ini ada, koordinasi akan jauh lebih mudah,” tambahnya.

​Selain itu, ia berpesan kepada para penyuluh agama untuk aktif mengisi ruang publik dengan konten-konten positif yang menyejukkan. “Penyuluh harus memberi warna dengan konten edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

​Terkait kebijakan ke depan, Saiful Mujab menginformasikan bahwa KUA nantinya tidak lagi melayani manasik haji seiring dengan adanya pengelolaan haji oleh kementerian tersendiri.

Ia meminta para penghulu dan penyuluh untuk terus memperbarui pemahaman mengenai regulasi terbaru agar kualitas pelayanan semakin meningkat seiring dengan hadirnya gedung baru yang lebih representatif.

​”Dengan gedung baru ini, saya berharap pelayanan kepada masyarakat Ajibarang semakin baik, tertib administrasi, dan memberikan kenyamanan bagi warga,” pungkasnya.

 

​editor: ahyar