LUMBIR, nubanyumas.com – Wakil Rais Syuriyah PCNU Banyumas KH Akhsin Aedi Fanani mengajak seluruh warga dan pengurus NU untuk terus menjaga tradisi keilmuan. Pesan tersebut disampaikan saat Tarawih Silaturahim (Tarhim) perdana PCNU Banyumas di Masjid Nurul Hidayah, Desa Parungkamal, Kecamatan Lumbir, Kamis (27/2/2026).
“Teruslah ngaji, karena itu identitas NU. Jangan sampai pengurus NU meninggalkan tradisi keilmuan,” kata Akhsin di hadapan ratusan jamaah.
Tarhim perdana Ramadan 1447 H ini dihadiri pengurus MWC NU dari empat kecamatan sekaligus, yakni Lumbir, Purwojati, Wangon, dan Jatilawang. Kehadiran perwakilan empat MWC tersebut menunjukkan antusiasme tinggi warga nahdliyin dalam menyambut program silaturahim PCNU Banyumas.
Selain mengajak terus ngaji, Akhsin juga berpesan agar pengurus MWC dan ranting tetap fokus menjalankan program kerja organisasi. Ia mengajak warga nahdliyin untuk kompak mendukung lembaga pendidikan NU, mulai dari TK, MI, SMP, SMK, hingga Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto.
“Dukung lembaga pendidikan kita. Itu aset NU untuk mencetak generasi yang paham Ahlussunnah wal Jamaah,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Banyumas H. Sudir Suhaib, H. Fauzi, Unwanussidik, serta Wakil Sekretaris PCNU Banyumas Rujito.
Tausiyah malam itu disampaikan oleh KH Dzuhroni, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muta’abbidin yang juga Wakil Rais Syuriyah PCNU Banyumas. Ia menekankan kemuliaan bulan Ramadan dan keutamaan memperbanyak membaca Al-Qur’an selama bulan suci.
Tarhim PCNU Banyumas merupakan kegiatan rutin setiap Ramadan untuk mempererat silaturahim antara pengurus cabang, MWC, dan ranting. Rangkaian Tarhim akan berlanjut ke berbagai wilayah lain di Kabupaten Banyumas selama Ramadan 1447 H.
penulis: djito el fateh












