PURWOKERTO, nubanyumas.com – Sebanyak 62 pelajar mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS yang dirangkai dengan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di SMP Ma’arif NU 1 Purwokerto. Kegiatan pengkaderan ini berlangsung khidmat selama dua hari, Jumat–Sabtu (21–22/11/2025).
Kepala SMP Ma’arif NU 1 Purwokerto, Tarso, S.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pembentukan karakter kepemimpinan sejak dini di lingkungan sekolah Ma’arif. Acara pembukaan dipandu oleh Eko Djunaedi, S.Tp., dengan suasana penuh semangat.
“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat berlandaskan nilai-nilai Aswaja,” ujar Tarso dalam sambutannya.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara pihak sekolah dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Purwokerto Timur. Tim Instruktur Pelatih (INPEL) dari PC IPNU-IPPNU Kabupaten Banyumas turut hadir memberikan pendampingan dan motivasi kepada para peserta.
Baca Juga: Sowan Ahmad Tohari, Mahasantri Ma’had Aly Andalusia Gali Ilmu Kepenulisan
Selama dua hari, para siswa digembleng dengan berbagai materi keorganisasian dan ke-NU-an. Materi Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh Rekanita Nafisatun Niswah, dilanjutkan materi Kepemimpinan (Leadership) oleh Rekan Muhammad Sofyan.
Untuk memperkuat ideologi, Rekan Najib memaparkan materi ke-IPNU-IPPNU-an, sementara Rekanita Masna membawakan materi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Adapun materi manajemen keorganisasian OSIS diampu langsung oleh pembina sekolah, Ibu Suswati, S.Pd.
Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu dini hari. Tepat pukul 03.30 WIB, seluruh peserta mengikuti prosesi pembaiatan. Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruangan saat para pelajar tersebut mengucapkan ikrar kesetiaan sebagai kader muda Nahdlatul Ulama.
Rangkaian acara ditutup dengan senam pagi bersama untuk mempererat ukhuwah (persaudaraan) antarpeserta sebelum kembali ke rumah masing-masing. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan pengurus OSIS yang cakap, tetapi juga kader NU yang militan dan berakhlakul karimah.
Penulis: Fadhilah Qurrota A’yun
Editor: Ahyar












