CILONGOK, nubanyumas.com – SMK Ma’arif NU 1 Cilongok resmi memulai program Kelas Jurnalistik WELA Literasi pada Sabtu (17/1/2026).
Bertempat di perpustakaan sekolah, kegiatan ini menjadi ekstrakurikuler rutin setiap yang dilaksanakan hari Sabtu untuk membekali siswa keterampilan menulis dan literasi media.
Pertemuan perdana tersebut dihadiri Direktur Mediamorphosis, Rujito, M.Sos (Djito El Fateh) dan Pimpinan Redaksi nubanyumas.com, Kifayatul Ahyar.
Kehadiran praktisi media ini memotivasi puluhan siswa kelas X dan XI yang tergabung dalam komunitas WELA Literasi.
Rujito menegaskan bahwa Kelas Jurnalistik WELA merupakan laboratorium praktik bagi siswa.
Ia mendorong peserta aktif mendokumentasikan berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah sebagai bahan tulisan maupun konten kreatif lainnya.
”Kemampuan menulis berita adalah dasar utama yang harus dipelajari. Namun ke depan, siswa juga akan diajarkan menghasilkan produk jurnalistik di berbagai platform, mulai dari video hingga infografis,” kata Rujito.
Menurutnya, penguasaan berbagai format konten sangat penting agar pesan-pesan positif sekolah dapat tersampaikan secara luas dan menarik.
“Kita belajar mengemas kegiatan sekolah menjadi informasi menarik, santun, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Penanggung Jawab (Pj) Literasi SMK Ma’arif NU 1 Cilongok, Lailia Zahrotul Awaliya, menjelaskan bahwa pendampingan rutin dilakukan agar siswa memiliki kompetensi standar profesional. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menghasilkan karya.
”Kelas ini rutin setiap Sabtu karena kami ingin siswa punya ruang ekspresi yang konsisten. Siswa tidak hanya belajar teori, tapi langsung praktik menulis dan mengelola media,” kata Lailia.
Lailia menambahkan, sekolah berkomitmen agar program ini menghasilkan karya jurnalistik nyata yang dipublikasikan secara mandiri melalui media internal sekolah.
Kurikulum program ini meliputi teknik wawancara, penulisan berita, fotografi jurnalistik, hingga manajemen media sosial.
Lewat komunitas WELA Literasi, Lailia berharap, SMK Ma’arif NU 1 Cilongok bisa mencetak generasi nahdliyin yang literat, kritis, dan cakap mengelola informasi.
editor: ahyar












