JATILAWANG, nubanyumas.com – Seluruh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) di wilayah Kecamatan Jatilawang menggelar tasyakuran secara serentak untuk memperingati Harlah satu abad NU (1926-2026). Kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing desa sebagai tindak lanjut instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Peringatan di tingkat akar rumput ini diisi dengan berbagai agenda keagamaan, di antaranya pembacaan istigasah, tahlil akbar, dan doa bersama untuk para pendiri (Muassis) NU. Selain itu, warga di tiap ranting juga melakukan ramah tamah untuk mempererat silaturahmi antar anggota.
Sejalan dengan tasyakuran tersebut, bendera Nahdlatul Ulama dikibarkan secara massal di depan rumah warga dan pusat-pusat kegiatan masyarakat di seluruh pelosok Jatilawang.
Ketua MWC NU Jatilawang, Muhammad Asyhadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan tasyakuran di setiap ranting bertujuan agar momentum bersejarah 100 tahun NU dapat dirayakan secara merata oleh seluruh warga Nahdliyin.
”Kami ingin memastikan semangat satu abad Nahdlatul Ulama benar-benar terasa hingga ke akar rumput. Seluruh ranting bergerak melaksanakan tasyakuran dan doa bersama sebagai bentuk syukur,” jelasnya.
Melalui kegiatan serentak di tingkat ranting ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan organisasi semakin tertanam kuat di tengah masyarakat dalam memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama.
edito: djito el fateh













