RAWALO, nubanyumas.com – MTs, SMA, dan Pondok Pesantren El Madani yang berada di bawah naungan Yayasan Nurul Iman Rawalo, resmi memulai kegiatan Ngaji Kitab Pasanan untuk menyambut bulan Ramadhan 1447 H, Kamis (19/2/2026). Dalam program tahunan ini, pihak pesantren menjadwalkan kajian terhadap 21 judul kitab dari berbagai disiplin ilmu keislaman.
Kegiatan pengajian ini dilaksanakan setiap hari dengan pembagian waktu pada pagi hari, siang hari, hingga setelah pelaksanaan salat Tarawih. Kepala SMA Pesantren El Madani, Imam Sangidun, menjelaskan bahwa Ngaji Pasanan merupakan bentuk kolaborasi kurikulum antara pesantren dengan unit pendidikan formal di dalamnya.
“Ngaji Pasanan ini memiliki peran dalam membentuk karakter santri agar memiliki pemahaman agama serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain menambah wawasan keilmuan, kegiatan ini melatih kedisiplinan dan adab dalam menuntut ilmu,” kataImam.
Koordinator Program Takhosus MTs Pesantren El Madani, Chariri Shofa, merinci bahwa 21 kitab yang dikaji meliputi disiplin ilmu fiqih, tauhid, akhlak, tafsir, hingga hadis. Selain kajian kitab, para santri juga diberikan target khusus terkait penyelesaian bacaan Al-Qur’an.
“Para santri ditargetkan mengkhatamkan Al-Qur’an minimal satu kali pada Ramadhan ini. Rencananya, pada malam 23 Ramadhan akan dilaksanakan khataman serentak untuk seluruh kitab dan khotmil Qur’an,” ujar alumni Pondok Pesantren Lirboyo tersebut.
Antusiasme santri terlihat dalam pelaksanaan sesi pengajian hari pertama. Salah satu santri kelas 7 MTs asal Blitar, Wilda, menyatakan bahwa program ini membantunya lebih fokus dalam mendalami materi kitab kuning karena durasi dan intensitas pertemuan yang lebih rapat dibandingkan hari biasa.
Melalui program Ngaji Pasanan ini, Pesantren El Madani berupaya membekali santri dengan pemahaman teks keagamaan yang mendalam serta nilai-nilai spiritual melalui bimbingan langsung dari para kiai dan ustaz.
Editor: Ahyar













