Beranda Warta

MWC NU Jatilawang Ziarah ke Makam Ulama Jelang Muktamar NU ke-35 di Jombang

JATILAWANG, nubanyumas.com – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jatilawang, Banyumas, memberangkatkan rombongan ziarah dan tabarukan menjelang Muktamar NU ke-35 di Jombang, Jawa Timur. Rombongan yang terdiri atas unsur Syuriyah, Tanfidziyah, dan badan otonom NU tersebut berangkat dari kompleks PPTQ Anwarul Falah, Tinggarjaya, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sebelum keberangkatan, rombongan terlebih dahulu berziarah ke makam Hj. Marfu’ah Sobri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dan pengarahan dari Mustasyar PWNU Jawa Tengah, KH Ahmad Sobri, di ndalem PP Al Falah Mangunsari, Tinggarjaya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan peserta agar tetap menjaga sikap sami’na wa atha’na terhadap keputusan yang dihasilkan dalam forum tertinggi NU.

“Walaupun niat kita hadir untuk tabarukan di Muktamar, kita tetap harus tunduk dan mengikuti apa pun keputusan resmi dari Muktamar,” pesan KH Ahmad Sobri kepada rombongan.

Rombongan ziarah tersebut diikuti jajaran Syuriyah MWC NU Jatilawang yang dipimpin Rais Syuriyah KH Nur Hadi Al-Hafidz, jajaran Tanfidziyah yang dipimpin Ketua H. Muhammad Asyhadi bersama Sekretaris Edi Antoro, serta pengurus harian. Sejumlah unsur badan otonom, termasuk Muslimat NU, GP Ansor, dan Banser, turut ambil bagian dalam perjalanan tersebut.

Selain menjadi bagian dari rangkaian menyemarakkan Muktamar NU ke-35, perjalanan tersebut diarahkan sebagai momentum tabarukan dan penghormatan kepada para ulama serta muassis yang memiliki peran penting dalam perjalanan pesantren dan Nahdlatul Ulama. Rombongan dijadwalkan mengunjungi sejumlah pesantren dan kompleks pemakaman ulama di Jawa Timur hingga Jawa Tengah.

Rute ziarah mencakup PP Lirboyo, Kediri, untuk berziarah ke makam KH Abdul Manaf dan KH Abdul Karim; PP Al Falah Ploso, Kediri, ke makam KH A. Djazuli Utsman dan KH Munif Djazuli; serta Kompleks Makam Tambak, Kediri, yang menjadi tempat persemayaman Syekh Abdul Qodir Khoiri bin Ismail Al-Iskandariyyah, Syekh Abdullah Sholih, Syekh Hirman Ar-Ruman, dan KH Hamim Tohari Djazuli atau Gus Miek.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Mangunsari, Tulungagung, untuk ziarah ke makam KH Raden Abd Fattah dan KH Abd Khobir Siroj; Tebuireng, Jombang, untuk berziarah ke makam KH M. Hasyim Asy’ari dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur); serta Denanyar, Jombang, ke makam KH Bisri Syansuri. Rombongan juga dijadwalkan berziarah ke makam KH Abdul Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang, yang sekaligus menjadi lokasi utama pelaksanaan Muktamar NU ke-35.

Setelah mengikuti rangkaian ziarah dan agenda tabarukan di Jombang, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Gunungpring, Magelang, untuk berziarah ke makam KH Dalhar sebelum kembali ke Jatilawang. Seluruh rangkaian perjalanan dijadwalkan berakhir di Tinggarjaya pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Melalui perjalanan tersebut, MWC NU Jatilawang berharap momentum Muktamar NU ke-35 tidak hanya diikuti sebagai agenda organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat ikatan batin dengan para ulama dan pendahulu NU. Ziarah diharapkan menjadi sarana mengambil keteladanan, mendoakan para muassis, sekaligus memohon keberkahan agar perjalanan jam’iyyah NU ke depan tetap berada dalam koridor perjuangan para ulama.