Makesta di Dawuhan Kulon Diikuti 67 Pelajar, Terbanyak di Kedungbanteng

Makesta di Dawuhan Kulon Diikuti 67 Pelajar, Terbanyak di Kedungbanteng
Makesta di Dawuhan Kulon Diikuti 67 Pelajar, Terbanyak di Kedungbanteng

KEDUNGBANTENG, nubanyumas.com – Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU Desa Dawuhan Kulon menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Sabtu-Minggu (10–11/1/2026).

Kegiatan ini mencatat jumlah peserta sebanyak 67 orang yang terdiri dari 27 anggota IPNU dan 40 anggota IPPNU.

Jumlah tersebut merupakan kepesertaan terbanyak untuk tingkat ranting di wilayah Kecamatan Kedungbanteng pada awal tahun 2026.

​Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Dawuhan Kulon, perwakilan TP PKK, pengurus Ansor, Muslimat NU, Fatayat NU, serta jajaran PAC IPNU IPPNU Kecamatan Kedungbanteng.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Kedungbanteng, Alvin Mubarok, memberikan arahan mengenai fungsi pengaderan ini bagi organisasi.

“Makesta merupakan pintu awal bagi pelajar NU untuk memahami nilai-nilai organisasi, ke-NU-an, serta peran strategis pelajar dalam menjaga tradisi dan masa depan bangsa,” kata Alvin Mubarok.

​Kepala Desa Dawuhan Kulon dalam sambutannya menekankan pentingnya slogan organisasi sebagai landasan bertindak para pelajar.

“Slogan ‘Belajar, Berjuang, Bertaqwa’ harus menjadi dasar dalam membentuk karakter generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial,” tegas Kepala Desa saat membuka acara.

​Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi NU yang Kritis, Kreatif, dan Religius” ini memberikan enam materi pokok kepada para peserta.

Materi tersebut meliputi Aswaja, ke-NU-an dan tradisi amaliyah NU, ke-IPNU-IPPNU-an, keindonesiaan, kepemimpinan dan keorganisasian, serta materi CBP-KPP.

Makesta ini bertujuan membentuk kader muda NU di tingkat desa yang memahami prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah serta memiliki kecakapan dalam menjalankan roda organisasi.

editor: djito