PURWOKERTO,nubanyumas.com – Universitas Amikom Purwokerto resmi mengukuhkan Prof. Dr. Eng. Ir. Imam Tahyudin, S.Si., M.Kom., M.M. sebagai Guru Besar dalam bidang Machine Learning Biomedis. Prosesi pengukuhan tersebut digelar di Aula Gedung Utama Universitas Amikom Purwokerto, Sabtu (11/4/2026).
Imam Tahyudin, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Banyumas, mencatatkan sejarah sebagai pakar yang fokus pada integrasi kecerdasan buatan dalam sektor kesehatan. Pencapaian ini sekaligus memperkuat jajaran akademisi tingkat tinggi di lingkungan perguruan tinggi swasta Jawa Tengah.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Imam memaparkan bagaimana algoritma Machine Learning dapat mengolah data biomedis untuk meningkatkan akurasi diagnosis medis. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara teknologi informasi dan ilmu kesehatan adalah kunci efisiensi layanan medis di masa depan.
“Inovasi di bidang Machine Learning Biomedis bertujuan untuk memberikan solusi presisi bagi tantangan kesehatan masyarakat yang kian kompleks,” ujar Prof. Imam dalam pidato pengukuhannya, Sabtu (11/4).
Sekretaris PCNU Banyumas, Saridin, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyatakan rasa bangganya atas capaian tertinggi akademik yang diraih oleh salah satu kader terbaik NU Banyumas ini. Menurutnya, gelar profesor yang diraih Prof. Imam menjadi bukti bahwa aktivis organisasi keagamaan mampu bersaing dan unggul di bidang teknologi mutakhir.
“Kami sangat bangga. Keberhasilan Prof. Imam ini menjadi inspirasi sekaligus oase bagi warga Nahdliyin, bahwa khidmat di organisasi tidak menghalangi seseorang untuk mencapai puncak prestasi ilmiah, bahkan di bidang yang sangat teknis seperti Machine Learning,” ungkap Saridin di sela-sela acara.
Pengukuhan ini juga dihadiri oleh civitas akademika dan perwakilan pengurus PCNU Banyumas lainnya. Keberhasilan beliau meraih gelar profesor diapresiasi sebagai bentuk sinergi nyata antara dedikasi profesional di dunia pendidikan dengan pengabdian sosial di organisasi keagamaan.












