TAMBAK, nubanyumas.com – Gerakan sosial Ansor-Banser Tambak membantu warga terdampak kekeringan di Kecamatan Tambak, Banyumas, dengan mendistribusikan air bersih secara bergilir ke sejumlah desa. Hingga Rabu (30/9/2026), total air bersih yang telah disalurkan mencapai 333.560 liter sejak aksi kemanusiaan tersebut dimulai pada 8 Agustus 2026.
Terbaru, Ansor-Banser kembali mendistribusikan 8.400 liter air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Penyaluran dilakukan dari pagi hingga larut malam dengan melibatkan kader Ansor-Banser, relawan, serta masyarakat yang turut membantu proses distribusi.
Pada Rabu (30/9/2026), distribusi dilakukan di Desa Kamulyan, Gumelar Kidul, Gebangsari, Prembun, dan Purwodadi. Sistem penyaluran dilakukan bergiliran setiap hari agar bantuan dapat menjangkau desa-desa yang membutuhkan secara lebih merata.
Ketua PAC GP Ansor Tambak Wahyu Kurniawan, S.Pd.I., mengatakan gerakan tersebut merupakan bagian dari upaya Ansor-Banser untuk hadir di tengah masyarakat ketika menghadapi kesulitan akibat kekeringan. Bantuan juga tidak hanya diperuntukkan bagi warga Nahdliyin, tetapi seluruh masyarakat yang membutuhkan.
“Ansor sebagai badan otonom NU terus berupaya hadir sebagai khadimul ummah, melayani dan membantu kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kekeringan. Penyaluran dilakukan secara bergantian agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara merata,” kata Wahyu.
Koordinasi distribusi dilakukan hingga tingkat ranting. Setiap ranting memiliki koordinator yang berasal dari Kasatkorkel di masing-masing desa, sehingga kebutuhan air bersih di lapangan dapat dipetakan dan penyaluran disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Ketua MWC NU Tambak KH Ali Ma’ruf menegaskan, kepedulian terhadap warga terdampak kekeringan merupakan bagian dari semangat pelayanan sosial NU kepada masyarakat. Menurutnya, kerja bersama antara Ansor-Banser, ranting, relawan, donatur, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi kondisi kekeringan.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya untuk warga Nahdliyin, tetapi untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan air bersih,” ujar KH Ali Ma’ruf.
Sementara itu, koordinasi teknis di lapangan dilakukan Yepri selaku koordinator lapangan. Distribusi terus dilakukan secara bergantian ke berbagai desa di Kecamatan Tambak, termasuk menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Ansor-Banser Tambak juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan sahabat yang telah menyumbangkan waktu, tenaga, materi maupun air bersih. Gerakan yang telah berjalan sejak 8 Agustus tersebut diharapkan terus menjadi ikhtiar bersama membantu masyarakat, sekaligus menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.












