Beranda Sosok

HSN 2026 dan Spirit Muslimat NU Tambak

Oleh: Sidik Widodo
Penyuluh Agama Islam Tambak, Bendahara MWC NU Tambak

SEBANYAK 60 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, menjadi petugas paduan suara dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Kecamatan Tambak, Kamis (22/10/2026). Mereka membawakan tiga lagu, yakni Mars Syubbanul Wathan, Hari Santri, dan Syukur, dalam upacara yang melibatkan unsur organisasi keagamaan dan pemerintah setempat.

Penampilan paduan suara Muslimat NU menjadi salah satu bagian dalam rangkaian upacara yang difasilitasi Kecamatan Tambak tersebut. Para anggota tampil bersama membawakan lagu-lagu bertema perjuangan, kesantrian, dan kebangsaan.

Suasana upacara terasa khidmat saat lagu Syukur dilantunkan. Peserta mengikuti momen tersebut dengan penghayatan, melengkapi rangkaian peringatan yang tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang untuk meneguhkan semangat kebangsaan.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambak, Isnaeni, bertindak sebagai inspektur upacara. Sejumlah petugas lainnya berasal dari unsur Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tambak.

Keterlibatan 60 anggota Muslimat NU dalam paduan suara menunjukkan partisipasi perempuan Nahdliyin dalam menyukseskan peringatan Hari Santri. Peran tersebut sekaligus melengkapi keterlibatan berbagai unsur organisasi keagamaan dalam kegiatan tingkat kecamatan.

Paduan suara menjadi salah satu unsur pendukung upacara yang mengiringi pesan tentang pengabdian santri dan kecintaan terhadap tanah air. Tiga lagu yang dibawakan menghadirkan perpaduan antara identitas keislaman, tradisi perjuangan, dan semangat kebangsaan.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung hingga selesai, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi bagian dari dokumentasi kegiatan sekaligus kebersamaan para peserta Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Tambak.

Melalui partisipasi tersebut, Muslimat NU Tambak turut mengambil bagian dalam peringatan Hari Santri dengan kontribusi di bidang seni dan kebersamaan. Semangat pengabdian santri diharapkan terus hidup melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap Indonesia.